Bikin Geleng Kepala! Daftar 5 Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Terbaru Ada di Cianjur

Illustrasi. Dari data yang dihimpun hingga April 2025, tercatat setidaknya lima kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan konsumsi MBG
Illustrasi. Dari data yang dihimpun hingga April 2025, tercatat setidaknya lima kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan konsumsi MBG

AYOJAKARTA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak sekolah justru diwarnai sejumlah kasus keracunan massal sejak Januari 2025.

Dari data yang dihimpun hingga April 2025, tercatat setidaknya lima kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dari program ini.

Program MBG yang menyasar siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama dan atas ini bertujuan mulia.

Namun, serangkaian kejadian yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare memicu kekhawatiran publik terkait keamanan dan pengawasan dalam pelaksanaannya.

Baca Juga: WOW! Daftar 5 Instansi dengan Pengunduran Diri Peserta CPNS 2024 Terbanyak, Kemendikbudristek Capai 640 Orang!

1. MAN 1 Cianjur

Kasus terbaru terjadi di Cianjur, Jawa Barat, di mana puluhan siswa MAN 1 Cianjur dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 21 April 2025, dan awalnya hanya melibatkan 16 siswa.

Namun, jumlah korban meningkat menjadi 38 siswa setelah laporan tambahan diterima dari pihak sekolah.

2. SDN Dukuh 03 Sukoharjo

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada 16 Januari 2025.

Sekitar 40 hingga 50 siswa SDN Dukuh 03 dilaporkan mengalami mual dan muntah usai menyantap makanan MBG yang sedang dalam tahap uji coba.

Kepala Puskesmas Sukoharjo, Kunari Mahanani, mengonfirmasi jumlah tersebut dan menduga penyebabnya berasal dari kesalahan dalam pengolahan makanan.

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan bahwa menu ayam marinasi yang disajikan bersama telur segera ditarik oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Geger! Ada 1.967 Peserta CPNS 2024 yang Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Penyebab dan Mekanisme Optimalisasi Formasi

3. SDN 58 Lengkese

Kasus lainnya terjadi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 26 Februari 2025.

Sebanyak 12 siswa dari tiga sekolah dasar mengeluhkan sakit perut dan sakit kepala setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Mereka langsung dirujuk ke Puskesmas Manggarabombang untuk penanganan medis.

Kepala Sekolah SDN 58 Lengkese, Supriadi, menyebut menu makanan yang dikonsumsi terdiri dari nasi, ikan, tahu, dan pisang.

Kepala Puskesmas setempat, Heriyanto Ali, menyatakan bahwa gejala mulai muncul hanya setengah jam setelah makanan dikonsumsi oleh siswa.

4. SD Katolik Andaluri

Di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, kasus serupa menimpa 29 siswa SD Katolik Andaluri di Waingapu pada 18 Februari 2025.

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Hendry Novika Chandra, menyatakan bahwa pihak kepolisian dan tenaga medis dari Puskesmas Waingapu segera mendatangi lokasi dan melakukan penanganan cepat.

Menurut keterangan pihak sekolah, beberapa siswa mengaku bahwa makanan yang dikonsumsi terasa basi dan tidak enak.

Setelahnya, gejala seperti mual dan muntah mulai muncul. Petugas medis memberikan perawatan di lokasi, dan seluruh siswa diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik.

Baca Juga: Santai Banget! Respons Bahlil Setelah LG Memilih 'Kabur' dari Indonesia: Hanya Pergantian Investor

5. SDN Alaswangi 2 Pandeglang

Sementara itu, keracunan massal lainnya dilaporkan di SDN Alaswangi 2, Pandeglang, Banten.

Sebanyak 28 siswa mengalami keluhan kesehatan seperti diare dan mual setelah menyantap makanan MBG pada pertengahan Februari 2025. Satu siswa bahkan harus dirawat intensif di Puskesmas Menes.

Kepala Sekolah Sariful Hayat menyampaikan bahwa laporan awal datang dari orang tua siswa pada sore hari.

Beberapa siswa mengalami gejala hingga malam dan keesokan harinya. Ia menegaskan bahwa seluruh korban telah mengonsumsi makanan MBG pada siang hari.

Meski hasil uji laboratorium pada beberapa kasus menunjukkan makanan berada dalam batas normal secara fisik dan bakteriologis, dugaan keterkaitan dengan pengolahan serta distribusi makanan terus menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Mengejutkan LG Batalkan Investasi Rp130 Triliun di Indonesia

Berbagai pihak kini mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya pada aspek pengawasan kualitas makanan, distribusi, dan kebersihan dalam proses pengolahan.

Program MBG sejatinya diharapkan dapat menjadi solusi menanggulangi gizi buruk serta meningkatkan konsentrasi dan kesehatan anak di sekolah.

Namun, kasus keracunan yang terjadi menandakan adanya celah dalam sistem yang perlu segera dibenahi.

Dengan rentetan kasus keracunan yang muncul, publik menantikan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat pengawasan serta memberikan jaminan bahwa program MBG benar-benar aman, bergizi, dan tidak membahayakan kesehatan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kasus
# Keracunan
# Cianjur
# MBG

News Update

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.