AYOJAKARTA.COM -- Melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belakangan ini tengah ramai menjadi perbincangan.
Berdasarkan rekapitulasi suara sementara KPU, PSI telah meraih 3,13 persen suara dari pemilihan anggota DPR RI per hari ini.
PSI hanya butuh suara kurang dari satu persen untuk bisa mencapai ambang batas parlemen, yakni empat persen.
Baca Juga: Suara PSI Melonjak Pesat, Anies Baswedan: Terus Awasi, Karena Kejahatan Itu Takut Transparansi!
Terkait gaduh soal suara PSI yang melonjak naik, Ahmad Sahroni selaku Politi NasDem itu pun diduga memberikan sindiran kepada partai tersebut.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, Ahmad Sahroni menyebut bahwa ‘rumah tangga’ bisa rusak jika suara dapat ditambahkan ke salah satu partai politik.
“Rumah tangga jadi rusak ini kalo penambahan suara ke salah 1 partai politik bisa dilakukan, saya mau dong tambahin suara saya di Pileg,” tulisnya.
Ia juga menyinggung bahwa dirinya juga ingin menambahkan 200.000 suara untuk di dapilnya.
Baca Juga: Lonjakan Suara PSI di Pemilu 2024 Tuai Kontroversi? Jokowi: Tanya ke KPU
“Saya mau tambahin dong 200.000 buat dapil saya, gimana caranya yah bapak-bapak di @kpu_ri? Tolong ajarin saya,” tulis Ahmad Sahroni.
Sementara itu, Ketua DPP PSI Cheryl Tanzil ini mempertanyakan adanya narasi yang menyebut jika PSI curang.
Cheryl menduga, ada sekelompok orang yang bekerja sama dalam menggiring narasi PSI curang.
“Saya justru mempertanyakan narasi-narasi ini, sepertinya memang ada kelompok-kelompok yang bekerja sama untuk menggiring narasi bahwa PSI curang,“ kata Cheryl dikutip dari YouTube Metrotv.
Baca Juga: Suara PSI Melonjak Naik, Ade Armando Bantah Ada Cawe-cawe Jokowi
Ia juga mempertanyakan apakah ada yang takut jika PSI masuk ke Senayan karena PSI akan menggaungkan Undang-undang perampasan aset bagi koruptor.
“Dan justru saya mempertanyakan kenapa publik sangat takut, orang-orang ini takut sekali kalau PSI lolos ke Senayan, apakah karena kami akan menggaungkan Undang-undang Perampasan Aset Koruptor,“ ujarnya.
Menurutnya, dugaan boleh-boleh saja namun harus disertai dengan bukti-buktinya.***
Share this article
Terkait gaduh soal suara PSI yang melonjak naik, Ahmad Sahroni selaku Politi NasDem itu pun diduga memberikan sindiran.