MAAF! Kriteria KPM Ini Sudah Tak Layak Lagi dan Dicoret dari Daftar Penerima PKH dan BPNT Tahap 1 2024

Ilustrasi. Penerima PKH dan BPNT Tahap 1
Ilustrasi. Penerima PKH dan BPNT Tahap 1

AYOJAKARTA.COM - Saat ini pemerintah memang tengah membagikan bantuan sosial (bansos) baik yang reguler seperti PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024 maupun bansos tambahan seperti BLT, beras dan lain sebagainya.

Meski begitu, masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengeluh bahwa mereka belum mendapatkan pencairan bansos tersebut khususnya PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024.

Meski pemerintah telah memberitahukan sebelumnya bahwa pembagian bansos khususnya PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2024 akan dibagikan secara bertahap, masih saja banyak KPM yang khawatir bahwa bantuannya akan dicabut.

Baca Juga: Hari Ini Terakhir Bansos BPNT dan PKH Cair Rp200 Ribu di Daerah Ini, Wilayahmu Termasuk?

Ternyata pencabutan bansos PKH dan BPNT bisa saja terjadi karena KPM ternyata dianggap sudah tidak layak lagi mendapatkan bantuan hingga namanya sudah dicoret dari DTKS.

Nah buat kamu yang mungkin hingga kini masih belum mendapatkan pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 204, sebaiknya cek dulu apakah kamu termasuk ke dalam kategori KPM yang tidak layak dan dihapus namanya dari DTKS.

Tetapi sebelumnya, kamu juga perlu tahu lebih dulu, syarat kategori KPM yang berhak mendapatkan bansos dari pemerintah berikut ini seperti dikutip Ayojakarta.com pada situs resmi Pemerintah Kotamobagu Desa Bungko, Senin (12/2/2024).

Baca Juga: Benarkah Bansos Akan Cair Setelah Pemilu 2024? Cek Faktanya di Sini!

Kategori KPM yang berhak menerima bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2024

1. KPM yang memiliki anggota keluarga yang masuk dalam kategori keluarga miskin dan rentan miskin, yaitu:

- Ibu hamil atau menyusui

- Anak usia 0-6 tahun

- Anak usia 7-18 tahun yang bersekolah

- Penyandang disabilitas

- Lansia

2. KPM yang memiliki pendapatan per kapita per bulan di bawah Rp 500.000

3. KPM yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau berpenghasilan tidak menentu

4. KPM yang tidak memiliki aset produktif atau aset bernilai tinggi

5. KPM yang tidak memiliki akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, air bersih, dan sanitasi

Baca Juga: Jadwal Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Beredar, Fix Bansos Cair Sebelum Pemilu?

Melihat kategori yang berhak di atas, maka kamu juga harus tau kategori KPM yang tidak layak mendapat PKH dan BPNT hingga namanya haus dicoret di DTKS.

Kategori KPM yang tidak layak mendapatkan PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2024

1. KPM yang sudah dianggap mampu dan sejahtera di tahun 2024

2. Penerima manfaat yang sudah meninggal dunia

3. Dalam satu DTKS terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN), POLRI, atau TNI yang masih aktif serta pensiunan

4. Mendapatkan upah bekerja di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) yang tercatat di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

5. Memiliki pekerjaan dengan gaji setiap bulannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

Baca Juga: Fix Cair! Edaran Undangan Pencairan Bansos Tunai via PT Pos Indonesia, Cek Tanggal di Sini

Meski begitu, bagi kamu yang merasa bahwa masih memiliki tanda di kategori layak menerima namun tiba-tiba namamu dihapus dari DTKS masih bisa mengajukan keberatan.

Caranya adalah:

- Hubungi petugas pendamping sosial di wilayah masing-masing

- Meminta lembar/formulir pengajuan keberatan kepada petugas dan kemudian silahkan diisi

- Jangan lupa untuk menyiapkan dokumen pendukung yang membuktikan bahwa kamu masih layak mendapatkan bantuan sosial tersebut mulai dari KTP, KK, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti lainnya.

Baca Juga: Fix Bertambah! Ini 7 Bansos yang Cair Hari Ini, 5 Bansos Tunai dan 2 Bansos Non Tunai!

Jika sudah maka silahkan serahkan kembali lembar/formulir kepada petugas dan silahkan menunggu hasil verifikasi kembali.

Itulah informasi mengenai kategori KPM yang tidak layak lagi menerima bansos 2024. semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bansos
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Bekasi

TPST Bantargebang Mulai Pakai Geomembran, Targetkan Sistem Controlled Landfill Rampung 2029

Pemprov DKI pasang geomembran di TPST Bantargebang untuk transisi ke controlled landfill hingga 2029. Langkah ini tekan air lindi dan butuh pemilahan sampah organik dari rumah tangga.

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.