Pengungsi Rohingnya Jadi Polemik, Mahfud MD: Indonesia Kalau Mau Ngusir Gitu Aja Boleh Tapi….

Menkopolhukam Mahfud MD
Menkopolhukam Mahfud MD

 

AYOJAKARTA.COM – Para pengungsi Rohingnya yang berada di Indonesia saat ini terus menimbulkan polemic bagi masyarakat. 

Pasalnya kedatangan para pengungsi Rohingnya yang ditampung oleh pemerintah Indonesia tersebut memunculkan protes.

Selain khawatir dengan dampak jangka panjang yang akan ditimbulkan dari para pengungsi Rohingnya tersebut, masyarakat juga banyak yang bertanya bagaimana status hukum mereka.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Ini Tips Memilih Jurusan Kuliah di SNBP 2024 yang Wajib Diketahui

Menjawab pertanyaan besar dari masyarakat tersebut, Menkopolhukam Mahfud MD lantas memberikan jawaban.

Penjelasan Mahfud MD tersebut disampaikan saat dirinya hadir dalam podcast YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada Senin (8/1/24).

Mahfud MD mengakui jika dirinya turut serta menangani para pengungsi Rohingya tersebut, “Saya masih yang menangani sampai sini.”

Cawapres nomor urut 3 tersebut kemudian menjelaskan bagaimana kemudian Indonesia bisa jadi tujuan mengungsi para warga Rohingnya.

“Beberapa tahun lalu ketika kasus rohingnya muncul itu hampir seluruh rakyat Indonesia itu menyerukan agar orang Rohingnya itu ditampung,” jelas Mahfud MD.

“Dulu isunya karena agama ini kan dari orang Islam juga masa tidak bisa diterima,” lanjutnya.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Ketahui Kepribadian Kamu dari Gambar yang Pertama Kali Dilihat, Apakah Kamu Sabar atau Tidak?

Selanjutnya, Mahfud MD menjelaskan bagaimana sebenarnya status hukum para pengungsi Rohingnya tersebut.

“Pada waktu itu ya kira-kira 7 tahun lalu kan ketika masuk, semula lancar aja tapi begini aturan hukumnya itu,” ungkap Mahfud MD.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Pada tahun 1951 itu ada sebuah konvensi PBB , International Convention tentang pengungsi yang menyatakan di situ bahwa tidak boleh suatu negara itu menolak kalau ada pengungsi atau orang minta suaka atau mengungsi, suatu negara harus diterima.”

Namun kata Mahfud MD, Indonesia sendiri sebenarnya tidak terikat dengan konvensi tersebut sehingga jika ingin mengusir sangat bisa.

“Nah Indonesia sebenarnya ndak terikat dengan konferensi itu karena Indonesia ndak tidak menjadi bagian dari situ, ndak terikat Indonesia kalau mau gitu. Nah lalu dibentuk UNHCR, itu komisi untuk menangani pengungsi-pengungsi itu PBB yang punya,” terang Mahfud MD.

“Nah di situ sebenarnya Indonesia tuh kalau mau ngusir gitu aja boleh, sebelum masuk ke zona ekonomi karena tidak tanda tangan kecuali kalau sudah terlanjur masuk, tampung sementara lalu kembalikan gitu tapi kalau mau ngusir gampang kok sebelum masuk tapi ini terlantung-lantung di situ lama,” lanjut Mahfud.

Hanya saja Mahfud MD kemudian menuturkan jika Indonesia memiliki diplomasi kemanusiaan yang mana itu jadi dasar mengapa akhirnya menampung sementara para pengungsi Rohingnya yang sudah terlanjur masuk.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu! Gaun Pernikahan Mutiara Baswedan Putri Anies Baswedan Ternyata Dirancang Didit Hediprasetyo Anak Prabowo Subianto 

“Lalu kita punya diplomasi kita tuh diplomasi kemanusiaan lalu ditampung kan selama ini di beberapa tempat, di Aceh, di Riau, di Sumatera Utara kan di situ ditampung,” ungkap Mahfud.

“Ini kok makin lama makin banyak, rakyat kita sendiri protes tapi tuntutan kemanusiaan terus berjalan gitu ya bahwa ini masalah kemanusiaan,” imbuhnya.

Kemudian Mahfud MD juga menegaskan kepada masyarakat soal dana yang digunakan untuk menampung para pengungsi Rohingnya tersebut.

“Tetapi melalui Mas Denny saya ingin sampaikan ke masyarakat bahwa biaya untuk mereka makan itu ditanggung oleh PBB, bukan kita yang nyediakan, kita di APBN nggak ada di APBD juga nggak ada, itu PBB tinggal klaim aja,” jelasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pengungsi Rohingya
# Menkopolhukam
# Mahfud MD
# Polemik

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.