AYOJAKARTA.COM - Usai bebas murni, sosok Alvin Lim langsung menjadi sorotan media lantaran mengomentari kejanggalan dalam kasus Jessica Wongso.
Melalui kanal youtube-nya, Alvin Lim berpendapat bawah pola penanganan hukum yang dialami Jessica Wongso sama dengan proses kriminalisasi terhadap dirinya.
Sebelum menilai kasus Jessica Wongso penuh dengan intrik, Alvin Lim yang dikenal vokal mengkritik oknum penegak hukum sempat dipidana karena kasus pemalsuan surat.
Baca Juga: Geram dengan Pernyataan Alvin Lim Soal Sambo, Yasona Laoly: Itu Hoax
Dalam siniar bersama dr. Richard Lee, Alvin Lim menyebut penyalahgunaan wewenang oknum penegak hukum bukan saja terjadi dalam kasus Jessica Wongso.
Alvin menyebut penyalahgunaan wewenang jabatan juga secara nyata terjadi ketika terpidana sudah menjadi warga binaan Lapas.
Salah satu contoh pelanggaran kewenangan yang dilakukan oleh sejumlah oknum, menurut Alvin adalah adanya fasilitas khusus bagi orang tertentu, semisal Ferdy Sambo.
Baca Juga: Alvin Lim Sebut Kasus Jessica Wongso Sepele tapi Dipaksakan ke P21: Kesalahan Awal di Kepolisian
Sejak menjadi penghuni Lapas Salemba, Alvin mengaku tidak pernah sekalipun bertemu langsung dengan Ferdy Sambo.
Alvin menganggap terpidana kasus penembakan Brigadir J tersebut tidak pernah benar-benar berada di dalam sel tahanan, melainkan di ruang Kepala Lapas Salemba.
Menyikapi pernyataan Alvin dalam siniar, Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Beni Hidayat melalui akun Tiktok @Bang.rani.stones menyanggah pernyataan tersebut.
Baca Juga: Beri Respons Alvin Lim yang Sebar Isu Ferdy Sambo, Menkumham Yasonna Laoly Bongkar Fakta Sebenarnya
“Saya nyatakan itu tidak benar, yang bersangkutan menjalani assessment sejak tanggal 24 hingga 29 September, saya pastikan yang bersangkutan ada di tahanan,” jelas Beni.
Lebih lanjut, Beni meminta agar publik tidak mudah untuk mempercayai suatu pernyataan tanpa disertai dengan data-data.
Terkait dengan pernyataan Alvin Lim mengenai Ferdy Sambo yang mendapatkan fasilitas khusus, pernyataan senada juga disampaikan langsung oleh Menkumham Yasonna Laoly.
Di hadapan awak media, Yasonna Laoly menyebut pernyataan yang disampaikan Alvin tidak sesuai dengan fakta karena tengah dirawat saat Ferdy Sambo berada di Salemba.
“Sambo itu cuma lima hari di Cipinang, kemudian dikirim ke Cilegon, dia itu sakit tanggal 16 sampai 29 Agustus, Sambo-nya cuma lima hari disitu, kapan ketemunya,” jelas Yasonna Laoly.
Baca Juga: Siapa Sebenarnya Alvin Lim? Berani Menuding Ferdy Sambo Tak Pernah Tidur di Lapas
Sehubungan dengan pelanggaran oknum di Lapas, melalui kanal youtube-nya Alvin kembali mengkritik prosedur penggunaan ponsel bagi warga binaan.
Agar tidak disalahgunakan oleh oknum untuk melakukan pemerasan, Alvin menilai larangan penggunaan ponsel di dalam Lapas sebaiknya ditinjau ulang.
Karena itu, Alvin meminta agar Menkumham bersikap lebih peduli dengan persoalan yang terjadi di dalam lapas dan berhenti mengelabui publik dengan terus berpura-pura baik.
“Jadi Pak Menkumham, bagaimana Anda menjadi Menteri?” tegas Alvin dikutip AyoJakarta.com, Senin 8 Januari 2024 dari YouTube Quotient TV. ***

Share this article
Alvin Lim kembali buka suara hingga minta Menkumham Yasonna Laoly berhenti pura-pura baik, ini alasannya.