AYOJAKARTA.COM — Sosok Hani, sahabat Jessica Wongso dan Mirna Salihin tengah ramai dibicarakan.
Pasalnya, Hani disebut-sebut menjadi salah satu orang yang kemungkinan bisa dicurigai untuk bertanggungjawab di dalam kasus Jessica Wongso dan Mirna Salihin ini.
Beredarnya rekaman CCTV yang diduga menunjukkan tangan Jessica Wongso memasukkan racun ke dalam gelas kopi Mirna rupanya banyak dicurigai oleh warganet.
Banyak warganet menduga bahwa tangan tersebut bukanlah tangan Jessica Wongso melainkan sosok Hani, sahabat Jessica dan Mirna yang turut ada di TKP saat peristiwa tersebut terjadi.
Kecurigaan itu disampaikan oleh salah satu warganet yang jeli melihat soal rekaman CCTV tersebut.
"Ingat tangan yg terlihat itu tangan kiri berarti minuman ada di kiri dan disebelah kiri ada si Hani. Jessica tidak mungkin menggunaksm tangan kirinya utk memasukkan racun tsb karena minuman ada disebelah kanan Jessica," tulis salah satu warganet dalam kolom komentar video di kanal YouTube AMT Aktual Media Terkini, seperti dikutip AyoJakarta.com, Kamis, 14 Desember 2023.
Apalagi kecurigaan netizen tersebut diperkuat dengan ungkapan kuasa hukum Jessica Wongso, Otto Hasibuan yang menyatakan bahwa Hani menolak diwawancarai oleh Netflix kala pembuatan film dokumenter Ice Cold: Murdered Coffe and Jessica Wongso.
Tak hanya itu, Hani juga disebut-sebut memblokir nomor tim Netflix yang menghubunginya untuk mengulik lebih dalam soal kematian Mirna.
Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Strategi untuk Memenangkan Kasus Jessica Wongso dalam Peninjauan Kembali
"Hani juga dicari terus langsung diblok dia ga mau. Saya juga gatau kenapa," ujar Otto Hasibuan dalam cuplikan podcast yang disajikan di video kanal YouTube tersebut.
Video di kanal YouTube tersebut juga menampilkan kecurigaan seorang warganet pria terkait dengan sosok Hani.
Dikatakan pria tersebut, dirinya curiga soal rekaman CCTV yang tidak ditampilkan di persidangan.
Ada rekaman yang diduga langsung mengarah ke meja tempat Jessica, Mirna dan Hani berada. Namun sayangnya rekaman tersebut tidak dibuka di persidangan.
"Aku akan menyampaikan dua hal terkait perkara J (Jessica) kawan, jadi perhatikan dengan seksama," kata pria tersebut.
"Poin pertama adalah ada CCTV yang pada dasarnya mengarah langsung ke meja 54, baik sebelum M (Mirna) dan H (Hani) itu datang atau setelah M dan H itu datang," kayanya lagi.
"Ada 15 detik yang sangat krusial, jadi hal itulah yang harus diketemukan, karena 15 detik tersebut adalah poin penting yang dapat membuktikan bahwa J tidak bersalah," lanjutnya.
Kemudian di poin kedua kecurigaannya muncul soal sosok yang menolak diwawancara oleh Netflix dan bahkan memblokir kontan tim Netflix.
Yang mana kecurigaan ini sudah pernah disampaikan oleh Otto Hasibuan sebelumnya bahwa diduga Hani lah yang menolak dan memblokir kontak tim Netflix untuk mewawancarainya.
"Poin kedua adalah, ada seseorang yang memang menolak mengisi atau menolak diwawancara untuk masuk ke dalam dokumenter Ice Cold," ucap sang pria.
Dia juga menduga bahwa si orang tersebut (diduga Hani) merasa tengah panik dan terancam.
"Bahkan saking panik dan terancamnya, orang tersebut sampai memblokir nomor kontak dari produser ataupun perwakilan dari dokumenter," ujarnya lagi.
Ia pun mengaku heran dan bertanya-tanya soal ada apa gerangan yang membuatnya takut dan khawatir.
"Pertanyaannya ada apa? Kenapa beliau merasa panik merasa khawatir bahkan merasa terancam, sehingga sangat tertutup bila berhubungan dengan perkara ini," tanyanya.
Dia pun mengucapkan jika hal itu menambah tanda tanya ada apa dengan sosok tersebut. Sosok yang diduga adalah Hani.
Sang pria pun menduga jika orang tersebut harus ikut bertanggung jawab atas kematian Mirna.
"Bahwa patut diduga bahwa sosok tersebut ikut bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi di Kafe Olivier," ucapnya.
Meski demikian, belum ada kepastian lebih jelas soal keterlibatan Hani di dalam kasus Jessica Wongso.***

Share this article
Hani disebut-sebut menjadi salah satu orang yang kemungkinan bisa dicurigai untuk bertanggungjawab di dalam kasus Jessica Wongso.