AYOJAKARTA.COM -- Capres dari Koalisi Perubahan, Aniez Baswedan akan merevisi UU ITE jika terpilih menjadi Presiden di Pemilu 2024.
Anies mengungkapkan hal tersebut dalam acara Dialog Terbuka Universitas Muhammadiyah, Rabu, 22 November 2023.
Menurutnya, rakyat saat ini khawatir apabila ingin mengkritik pemerintah karena adanya UU ITE.
Baca Juga: Firli Bahuri Resmi Jadi Tersangka, Siapa yang Gantikan jadi Ketua KPK yang Baru?
Anies tak ingin rakyat menggunakan istilah Wakanda dan Konoha sebagai samaran Indonesia karena takut terjerat UU ITE.
"Jangan sampai menyebut Indonesia dengan istilah Wakanda, dengan istilah Konoha hanya karena kita tidak berani menyebut nama Indonesia. Karena khawatir ada Undang-undang ITE yang memprosesnya," kata Anies.
Ia memandang bahwa kebebasan berpendapat adalah sesuatu yang sangat penting untuk dikembalikan.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Akan Ditinggal Pergi Pasangan Karena Sikap Egoismu, Kamu Sering Menuntut dan Posesif?
"Jadi kami memandang kebebasan ini sesuatu yang penting untuk dikembalikan, bahkan kebebasan kepada rakyat secara umum," ujarnya.
Oleh karena itu, UU yang dianggap membelenggu rakyat untuk berpendapat akan ia revisi.
"Insyaallah UU yang membelenggu kebebasan itu yang akan direncana untuk direvisi ke depannya," ucap Anies.
Anies mengatakan bahwa kritik sangat dibutuhkan karena mencerdaskan masyarakat dan membuat pemerintah mengkaji ulang kebijakannya.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Akan Ditinggal Pergi Pasangan Karena Sikap Egoismu, Kamu Sering Menuntut dan Posesif?
"Kritik justru dibutuhkan dalam sebuah pemerintahan, karena kritik itu akan mencerdaskan masyarakat dan kritik itu akan memaksa pembuat kebijakan untuk selalu mengkaji mana yang lebih baik karena adanya hujanan kritik," ujar Anies.
Sebaliknya, apabila kritik "dimatikan", menurut Anies, kualitas kebijakan dari pemerintah mengalami penurunan.
"Ketika kritik itu mati atau dimatikan, maka sesungguhnya yang terjadi kebijakan itu kualitasnya mengalami penurunan," tambahnya.

Share this article
Anies Baswedan berjanji merevisi UU ITE jika terpilih Presiden. Kritik diperlukan, jangan sampai Indonesia disamarkan dengan istilah Wakanda