AYOJAKARTA.COM – Wali Kota Medan sekaligus menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution mengakui telah menerima surat pemberitahuan dari DPC PDIP Kota Medan.
Bobby Nasution dianggap tidak lagi memenuhi syarat sebagai kader PDIP, dirinya pun berterima kasih kepada PDIP yang sebelumnya telah mendukungnya sebagai Wali Kota Medan.
“Pokoknya suratnya baru saya terima, tadi malam saya sudah terima suratnya tadi malam. Isi suratnya,” kata Bobby Nasution dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Buntut Dukungan untuk Prabowo-Gibran, Keanggotaan Bobby Nasution Dicabut PDIP
Tanggapan terhadap surat pemberitahuan yang ditujukan kepada dirinya, menantu Presiden Jokowi ini mengucapkan rasa terima kasih yang telah mendukungnya selama ini. Ia pun berharap untuk waktu ke depannya juga akan terus mendukungnya.
“Terima kasih kepada PDIP yang sampai dengan hari ini juga mensupport saya di Pemerintah Kota Medan,” ungkapnya.
“Ya mudah-mudahan kedepannya terus mensupport untuk kepentingan masyarakat. Kepentingan lebih besar daripada kepentingan masing-masing,” lanjutnya.
Terkait isi surat pemberitahuan yang menyebut bahwa dirinya tidak lagi memenuhi syarat sebagai kader PDIP dan isu pemecatannya, Bobby meminta agar ditanyakan langsung ke Ketua DPC Kota Medan.
Dirinya pun tidak berkomentar banyak perihal isi surat tersebut, ia mengaku hanya ingin membahas masalah-masalah yang menyangkut kepentingan warga Medan saja.
“Itu ada Ketua Hasim di situ (tanyakan saja),” ujar menantu Jokowi.
Baca Juga: Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, Hasto PDIP Geram: Silahkan Mengundurkan Diri, KTA Kembalikan!
“Sikap kita kayak kemarin, Jawabannya kalau tentang politik, tentang itu, jawabannya sore, Ini kita lagi di Gedung Dewan di gedungnya rakyat Medang ada juga Pak Ketua DPRD, kita nggak ada bahas itu. Kita bahas kepentingan masyarakat Medan,” tandasnya.
Berbeda dengan Bobby, hingga saat ini belum ada surat pemecatan terhadap Gibran Rakabuming Raka.
Padahal sudah jelas anak sulung Presiden Jokowi ini menjadi cawapres Prabowo Subianto yang berseberangan dengan capres cawapres yang diusung oleh PDIP yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Baca Juga: Bobby Nasution Kekeuh Dukung Prabowo-Gibran Padahal Kader PDIP, Golkar: Sesuatu yang Wajar
Ketua DPC PDIP Solo FX Rudy pun buka suara soal pemecatan Bobby Nasution yang berbeda nasibnya dengan Gibran Rakabuming.
“Saya sudah laporan ke Pak Sekjen dan diserahkan DPC. Ya saya dengan santun toh karena datang tampak muka ya pulang tampak punggung,” kata FX Rudy dikutip dari kanal YouTube berita surakarta.
“Itu sebetulnya kalau mau mengakui, jujur itu sudah yang paling santun. Dengan surat kalau sudah nggak ditanggapi suratnya ya sudah tutup buku, artinya sudah bukan anggota PDI Perjuangan lagi,” lanjutnya.
Baca Juga: Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, PDIP: Nggak Bisa Main Dua Kaki
Terkait DPC PDI Solo yang tidak mengeluarkan surat pemecatan atau pemberhentian kader berbeda dengan DPC Kota Medan, FX Rudy menyinggung soal etika dan sopan santun.
“Oh beda kalau di Solo dengan Medan, yo sopan santune tangguh kok. Jawa kok, sudah seperti itu, berarti (Gibran) tidak punya etika gitu aja,” ungkapnya.
“Ya orang katanya mau mengembalikan, saya tunggu belum ada. DPC mau pecat bisa, tapi saya lebih menggunakan persahabatan,” lanjutnya.***

Share this article
Bobby Nasution dipecat PDIP karena tak lagi memenuhi syarat. Beda dengan Gibran, mengapa? FX Rudy, Ketua DPC PDIP Solo, bongkar alasannya.