Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN! Begini Respons Pedas dari Fedi Nuril dan Sutradara Film Kaka Boss

Pengangkatan Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) telah memicu kontroversi di kalangan pelaku industri film Indonesia.
Pengangkatan Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) telah memicu kontroversi di kalangan pelaku industri film Indonesia.

AYOJAKARTA.COM - Pengangkatan Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) telah memicu kontroversi di kalangan pelaku industri film Indonesia.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Ifan lebih dikenal sebagai vokalis band Seventeen dibandingkan sebagai profesional di bidang perfilman.

Sejumlah tokoh perfilman dan publik figur telah menyuarakan keprihatinan mereka melalui berbagai platform media sosial, mempertanyakan kapabilitas dan pengalaman Ifan dalam industri film.

Baca Juga: Jelang Peluncuran Resmi di Indonesia! 11 Model iPhone dan 9 iPad Lolos TKDN Tanpa Perlu Bangun Pabrik

Fedi Nuril, melalui akun pribadinya, mengkritisi penunjukan tersebut dengan menyatakan bahwa kemampuan, pengalaman, serta prestasi Ifan di dunia film Indonesia tidak jelas, mengingat latar belakang karirnya yang bukan berasal dari industri film.

Kritik serupa juga bermunculan di kolom komentar unggahan akun Instagram Big Alpha ID, yang menjadi wadah bagi para publik figur untuk menanggapi keputusan kontroversial tersebut.

Arie Kriting, sutradara film 'Kaka Boss' turut memberikan tanggapannya terhadap penunjukan Ivan.

Menurutnya, Ifan perlu mengukur kemampuannya sendiri ketika ditunjuk sebagai Dirut PFN.

"Sadar dengan kapabilitasnya gitu ketika bicara sektornya adalah industri film. Bagaimana power-nya dalam menghimpun sineas mungkin atau elemen-elemen yang dirasakan dibutuhkan untuk membangun PFN ini seberapa besar untuk bisa hadir di situ.

Baca Juga: Scan Tanpa Barcode! 5 Fakta Menarik QRIS Tap yang Baru Dirilis Bank Indonesia (BI)

Membangun komunikasi karena ini kan masalah komunikasi. Kalau sejak awal saja komunikasinya sudah dengan orang-orang yang menurut saya dalam tanda kutip punya kapabilitas di industri perfilman sejak awal saja komunikasinya udah ada kendala, ke depannya akan seperti apa," ungkap Arie Kriting.

Ia menambahkan bahwa meskipun kepercayaan yang diberikan merupakan tantangan dan amanah, kesadaran akan kapabilitas diri sendiri adalah hal yang berbeda.

"Diserahkan sebuah kepercayaan itu betul adalah sebuah tantangan, adalah sebuah amanah untuk kita, tapi lebih daripada itu menyadari kapabilitas kita itu adalah sesuatu yang beda lagi. Ada bolanya itu ada di tangan kita juga," tambahnya.

Di tengah gelombang kritik, Ifan sendiri menyatakan bahwa ia akan memaksimalkan posisinya untuk membenahi PFN dan menjadikannya sarana bagi insan perfilman.

Baca Juga: Fix! Tunjangan Guru Cair Dimulai 21 Maret 2025, Segera Selesaikan Hal Berikut Agar Pencairan Lancar

"Pada intinya aku coba benahkan PFN dulu. Alhamdulillah setelah lebih dari 20 tahun, PFN ini tidak pernah dihadirkan di sidang RDP Komisi 6. Alhamdulillah hari ini teman-teman dari Komisi 6 ada 16 orang semua datang.

Ke depannya Insya Allah negara akan hadir untuk membangun dan memperbaiki PFN jadi secara fondasi kuat dulu baru kita bangun ekosistem yang bagus," kata Ivan dikutip ayojkrta.com dari YouTube KompasTV.

Ia juga mengungkapkan visinya untuk masa depan PFN.

"Aku pengin ke depannya PFN ini menjadi hub, jadi menjadi sarana, menjadi fasilitator untuk para sineas," tambahnya.

Menanggapi kritik yang ditujukan padanya, Ifan menegaskan bahwa ia tidak akan mundur dari tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

"Ini bukan hal yang dalam tanda kutip enak-enak ongkang-ongkang kaki nerima gaji. Bukan gitu. Kalau ada siapa pun yang mau menggantikan saya, monggo.

Tapi kalau aku ditunjuk, aku tidak akan mundur. Aku diberi tugas, aku akan terus berjuang sampai akhir," tegasnya.

Penunjukan Ivan sebagai Dirut PFN memang menjadi sorotan lantaran rekam jejaknya yang lebih dikenal sebagai vokalis band ketimbang sineas.

Dan kini publik patut menunggu bagaimana kiprah Ifan dalam memimpin PT Produksi Film Negara.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Riefan Fajarsyah
# arie kriting
# ifan seventeen
# PFN
# Fedi Nuril
# Kontroversi

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.