AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin kembali menjadi perbincangan usai film Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso rilis di Netflix.
Usai film tersebut rilis, banyak hal yang kembali menjadi sorotan publik salah satunya mengenai celana Jessica Wongso yang dipakai saat Wayan Mirna Salihin tewas di kafe pada tahun 2016.
Belum lama ini, Kuasa Hukum Jessica Wongso yakni Otto Hasibuan menyampaikan bahwa celana yang dipakai Jessica pada saat kejadian sudah dibuang karena robek.
Otto mengungkapkan Asisten Rumah Tangga (ART) menemukan celana Jessica dalam keadaan robek dan Jessica meminta untuk dibuang.
Akan tetapi, celana itu tidak langsung dibuang sesuai permintaan Jessica karena ART tersebut sempat merendamnya di dalam ember.
Kemudian, karena celana tersebut lama kelamaan memunculkan bau seperti ikan asin akhirnya sang ART membuangnya celananya ke tempat sampah.
Baca Juga: Menguak Fakta Terbaru, Jessica Wongso Ternyata Pernah Nonton Film Pembunuhan Pakai Sianida
Jaksa Penuntut Umum kasus pembunuhan Mirna, Shandy Handika, mengatakan bahwa tim penyidik sudah berusaha mencari celana tersebut akan tetapi tidak membuahkan hasil.
“Itu celana sudah dicari berhari-hari, berminggu-minggu nggak ketemu,” kata Shandy Handika dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, Rabu (11/10/2023).
Shandy Handika membenarkan bahwa berdasarkan keterangan dalam berita acara, celana milik Jessica dibuang ke tempat sampah.
Baca Juga: 6 Fakta Film Dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang Dirilis Netflix
Akan tetapi, mengenai bau celana seperti ikan asin tidak bisa langsung dikonfirmasi oleh Shandy.
Ia pun menceritakan tim penyidik sudah berusaha menelusuri tempat pembuangan sampah untuk mencari celana tersebut.
Sayangnya, tim penyidik tidak berhasil menemukan celana milik Jessica yang dibuang tersebut.
“Di BAP itu dibuang ke tong sampah, tapi kalau itu bau ikan asin saya mungkin harus mengingat lagi ya. Tapi intinya dibuang ke tong sampah dan kami minta untuk ditelusuri sampai tong sampahnya, ini dimana, dimana ujungnya, TPAnya, nggak ketemu,” jelasnya.
Baca Juga: Wamenkumham Bantah Soal Hipnotis Jessica Wongso Hingga Sebut Pakai Alat Ini Tidak Akan Terdeteksi
Shandy menegaskan bahwa pihaknya tidak serta merta langsung menyerang Jessica begitu saja.
Ia menuturkan pihaknya berusaha untuk menelusuri semua kemungkinan yang ada demi mengungkap kematian Mirna.
“Itu penyidikan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menutup semua celah. Jadi bukan dalam artian kita langsung targetin Jessica, kita cari semua bukti untuk menyerang Jessica, nggak. Semua kemungkinan kita buka dan kita telusuri,” tegasnya.***

Share this article
Shandy Handika menjelaskan bahwa melalui berita acara celana Jessica Wongso yang digunakan saat kejadian dibuang ke tempat sampah.