AYOJAKARTA.COM – Elektabilitas bakal calon presiden di Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan kembali memunculkan kontroversi.
Sebagaimana diketahui, elektabilitas dari para kandidat calon presiden selalu menarik untuk dibahas.
Salah satunya elektabilitas dari bakal capres dari Koalisi Persatuan untuk Perubahan yakni Anies Baswedan yang diinformasikan terus merosot.
Terbaru, elektabilitas Anies Baswedan di wilayah Sumatera Utara mendapat persentase yang amat sangat minim.
Elektabilitas Anies Baswedan di wilayah Sumatera Utara hanya sebesar 5 persen yang artinya selisihnya sangat banyak dengan dua capres lain.
Survei Anies Baswedan di wilayah Sumatera Utara yang diinformasikan hanya sebesar 5 persen tersebut adalah hasil dari survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.
Menanggapi hasil survei Anies Baswedan yang diinformasikan hanya 5 persen tersebut, pihak yang bersangkutan mengambil langkah tegas.
Badan Advokasi Hukum DPW Partai NasDem Sumatera Utara langsung melayangkan somasi ke pihak LSI Denny JA.
Baca Juga: Kunjungi Pasar Rakyat di Malang, Anies Baswedan dan Cak Imin Bahas tentang Ekonomi Bangsa
Somasi tersebut berlandaskan rasa keberatan atas hasil survei elektabilitas bakal capres Anies Baswedan di wilayah Sumut yang hanya 5 persen.
“Kita keberatan dengan hasil survei LSI yang menyebutkan kalau elektabilitas bakal capres Anies hanya 5 persen,” terang Ketua DPW NAsdem Sumut Iskandar ST dikutip ayojakarta.com dari Suara.com, Rabu (11/10/2023).
Tak hanya itu, pihak Badan Advokasi Hukum DPW Partai NasDem Sumatera Utara juga mengutarakan banyaknya kejanggalan dalam hasil survei tersebut.
“Kami ingin menguji hasil survei tersebut karena kami menemukan adanya kejanggalan-kejanggalan,” terang Iskandar ST.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Baswedan di Sumut Nyungsep hanya Lima Persen, LSI Denny JA Disomasi NasDem
Menurutnya, survei terhadap Anies Baswedan tersebut sangat bertolak belakang dengan realita dan juga fakta yang ada di lapangan.
“Karena kita ketahui Sumut merupakan provinsi yang heterogen, memiliki suku agama, ras, golongan dan budaya yang sangat beragam,” jelas Iskandar ST.
“Tentunya tidak ada satu bakal capres yang sangat superior ataupun yang sangat inferior,” pungkasnya.
Untuk informasi, dari hasil survei LSI Denny JA tersebut didapatkan hasil bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo 65 persen, Prabowo Subianto 30 persen dan Anies Baswedan hanya 5 persen.***

Share this article
NasDem somasi LSI Denny JA terkait hasil survei elektabilitas Anies Baswedan di Sumut yang hanya 5 persen.