AYOJAKARTA.COM -- Nama Pandawara group dikenal publik sebagai sekelompok pemuda asal Bandung yang peduli dengan kebersihan lingkungan.
Selain viral dengan aksi menggalang orang untuk membersihkan lingkungan, Pandawara group juga mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan.
Meski mendapat banyak dukungan, namun aksi kepedulian lingkungan yang dilakukan Pandawara group tidak selamanya berbuah kebahagiaan.
Baca Juga: Tes IQ: Seberapa Teliti Kamu? Temukan Huruf C di Antara Huruf G dalam 8 Detik
Salah satunya adalah terkait rencana membersihkan tumpukkan sampah yang berlokasi di Pantai Cibutun, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Dalam unggahan di akun instagramnya, Pandawara mengajak semua pecinta lingkungan untuk menggalang aksi kebersihan lingkungan.
Berdasarkan unggahan tersebut, rencananya pada Jumat dan Sabtu tanggal 6 dan 7 Oktober 2023 mendatang Pandawara berniat melakukan aksi Clean Up.
Dengan bersih-bersih tersebut Pandawara berharap kondisi di Pantai Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, bisa lebih baik.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Ikan untuk Menguji Ketelitian dan Kemampuan Observasi
Namun demikian, rencana tersebut justru mendapat ancaman tuntutan dari Karang Taruna serta Kepala Desa di sekitar lokasi pantai.
Pasalnya dalam unggahan tersebut Pandawara sempat membuat patok di atas tumpukkan sampah dengan tulisan yang kemudian menuai kritik.
“Selamat datang di pantai terkotor nomor 4 di Indonesia,” tulisan tersebut kemudian membuat warganet banyak memberi tanggapan.
Meski sejumlah kalangan menilai bahwa maksud penulisan tersebut merupakan cara lain memberi kritik, namun ada juga yang justru merasa terusik.
Ada pula warganet yang memberi penilaian bahwa akar persoalan yang membuat Pantai Cibutun menjadi tumpukkan sampah bukan karena warga sekitar.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Manusia dalam Kumpulan Beruang untuk Asah Kemampuan Observasimu
Banyaknya tumpukkan sampah di pantai Cibutun, lebih disebabkan karena lokasinya yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.
Akibatnya, tumpukan sampah hingga menggunung tersebut menjadi sulit dikendalikan meski sudah ada relawan Geopark yang aktif menjaga kebersihan.
Namun demikian warganet pemilik akun @*iger1 yang mengaku pernah menggelar proyek sosial di lokasi tersebut mengapresiasi gerakan Pandawara.
Selain pemilik akun @*iger1, warganet lain juga memberikan tanggapan serta penghargaan kepada Pandawara atas rencana bersih-bersih pantai.
Dalam komentarnya, warganet pemilik akun @*adaishsan menjelaskan Pantai Cibutun sempat terlihat bersih setelah dibersihkan pada 2019.
Baca Juga: Karakter Asli Seseorang Terungkap Lewat Gaya Bicara, Orang yang Ceplas Ceplos Ternyata..
Namun gunungan sampah yang berasal dari berbagai jenis tersebut kembali datang karena terimbas di bagian lain.
Selain karena disebabkan oleh jenis sampah rumah tangga, sampah di Pantai Cibutun juga banyak disebabkan karena banyaknya sampah tekstil.
“Semoga menjadi perhatian semua pihak, sehingga sampah tidak bermuara lagi di Pantai Cibutun-Loji,” tulis @*adaishsan seperti dikutip Ayojakarta pada Senin, 2 Oktober 2023 dari akun Instagram @pandawagroup.***

Share this article
Nama Pandawara group dikenal publik sebagai sekelompok pemuda asal Bandung yang peduli dengan kebersihan lingkungan.