Tarik Ulur Pengangkatan CPNS 2024! Kementerian PAN-RB Umumkan Penundaan, DPR Membantah, Ada Miskom?

Ilustrasi. Ada miskom KemenPANRB dan Komisi II DPR RI soal penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024
Ilustrasi. Ada miskom KemenPANRB dan Komisi II DPR RI soal penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK 2024

AYOJAKARTA.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widiantini, mengumumkan rencana penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 hingga akhir tahun 2025.

Menurut penjelasan Menteri Rini, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk usulan dari pemerintah daerah yang memerlukan penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) nasional secara menyeluruh.

"Pemerintah sedang menata ASN nasional secara menyeluruh dan adanya usulan penundaan seleksi dari beberapa daerah.

Baca Juga: Satu Kamera, Sejuta Kisah! Kelebihan dan Kekurangan Kamera iPhone 16e Si 'iPhone Murah'

Pemerintah mengusulkan untuk dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026," terang Rini seperti dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV. 

Meskipun menyatakan adanya penundaan, Menteri Rini memberikan jaminan bahwa para pelamar yang telah mengikuti dan dinyatakan lulus seleksi CPNS tetap akan diangkat sebagai pegawai ASN.

Beliau menekankan bahwa keputusan penundaan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menata ulang sistem ASN secara komprehensif.

Termasuk mempertimbangkan kuota CPNS yang akan diterima di berbagai instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk memastikan distribusi pegawai yang lebih merata dan efektif sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Pernyataan Menteri PAN-RB tersebut mendapat tanggapan berbeda dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arya Bima, yang menyatakan bahwa Kementerian PAN-RB telah salah menafsirkan keputusan terkait pengangkatan CPNS.

Baca Juga: Kapan KJP Plus Tahap 2 Maret 2025 Cair? Cek Jadwal Pencairan dan Rincian Besaran Bantuan

Arya Bima dengan tegas membantah adanya kebijakan penundaan pengangkatan CPNS secara serentak sebagaimana yang disampaikan oleh Kementerian PAN-RB.

"Tidak ada penundaan pengangkatan CPNS di semua instansi secara serentak pada Oktober 2025 dan P3K pada Maret 2026," bantah Arya Bima.

Lebih lanjut, Arya Bima mengklaim bahwa DPR justru telah mendorong pemerintah untuk mempercepat proses pengangkatan CPNS, bukan menundanya seperti yang disampaikan oleh Kementerian PAN-RB.

Perbedaan pandangan ini mengindikasikan adanya kesenjangan komunikasi antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam menangani isu rekrutmen pegawai negeri sipil.

Yang tentunya dapat berdampak pada kepastian nasib ribuan calon pegawai yang telah mengikuti serangkaian proses seleksi yang tidak mudah dan membutuhkan persiapan yang matang.

Kontroversi ini menjadi sorotan penting mengingat pengangkatan CPNS merupakan isu strategis yang tidak hanya berdampak pada individu pelamar, tetapi juga pada efektivitas layanan publik secara keseluruhan.

Penundaan pengangkatan CPNS formasi 2024 hingga akhir 2025 atau bahkan awal 2026 berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi para pelamar yang telah lulus seleksi dan menunggu pengangkatan resmi.

Baca Juga: Kabar Baik untuk KPM PKH Jawa Timur, Bantuan Tambahan Rp500.000 Siap Dicairkan hingga 27 Maret 2025

Di sisi lain, penataan ASN secara nasional seperti yang dikemukakan oleh Menteri Rini Widiantini memang diperlukan untuk memastikan distribusi pegawai yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi.

Namun, ketidaksepahaman antara Kementerian PAN-RB dan DPR RI terkait kebijakan ini menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih baik antara lembaga pemerintah dalam merumuskan kebijakan tentang pengangkatan pegawai negeri.

Ke depannya, diharapkan pemerintah dapat memberikan kejelasan dan kepastian hukum mengenai jadwal pengangkatan CPNS formasi 2024.

Sehingga para pelamar yang telah lulus seleksi dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tidak menimbulkan keresahan di kalangan calon pegawai negeri sipil yang telah menjalani serangkaian proses seleksi yang ketat dan kompetitif.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pengangkatan CPNS
# Arya Bima
# penundaan
# Kementerian PAN RB
# DPR

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.