Anies Baswedan Sebut Soal Si 'Penggebrak Meja', Kader Demokrat: Perlu Diluruskan yang Gebrak meja SP

Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar dan Najwa Shihab
Anies Baswedan, Muhaimin Iskandar dan Najwa Shihab

AYOJAKARTA.COM - Calon Presiden, Anies Baswedan, membeberkan adanya insiden gebrak meja saat pertemuan dengan Tim 8.

Tim ini terdiri dari kader-kader dari partai NasDem, Demokrat, PKS, dan orang-orang terdekat Anies.

Anies menceritakan bahwa insiden ini terjadi ketika utusan dari Demokrat dan NasDem saling berbeda pendapat.

Baca Juga: 3 Tanda Inner Child Kamu Terluka, Luka Kecil Tapi Sangat Berdampak di Masa Depan

Demokrat mendesak agar Anies segera mengumumkan calon wakil presidennya, yakni Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk Pemilihan Presiden 2024.

Namun, NasDem menolak untuk segera mendeklarasikan AHY sebagai cawapres.

Anies sendiri tidak menjelaskan secara eksplisit siapa yang melakukan gebrak meja saat pertemuan dengan Tim 8.

Meskipun demikian, publik cenderung mengasumsikan bahwa tindakan tersebut berasal dari perwakilan Demokrat.

Sebuah klarifikasi kemudian muncul dari kader Demokrat, Cipta Panca Laksana.

Dia mengungkapkan bahwa sosok yang menggebrak meja bukanlah anggota Demokrat.

Dia juga menekankan bahwa pernyataan Anies tidak lengkap dan menimbulkan spekulasi liar di antara publik.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin Jadi Bintang Tamu Mata Najwa, Nama Najwa Shihab Trending!

Panca juga mengungkap bahwa sosok yang menggebrak meja adalah Surya Paloh (SP), Ketua Umum NasDem, dan itu terjadi karena desakan dari Tim 8 untuk segera mendeklarasikan cawapres.

"Perlu diluruskan yang gebrak meja adalah SP karena 'diserang' oleh Tim 8 untuk segera lakukan deklarasi. Jadi tidak benar hanya Demokrat yang memaksa segera deklarasi," tulisnya.

Anies mengisahkan bahwa perbedaan pandangan antara partai-partai di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) terkait cawapres mencapai puncaknya pada 25 Agustus.

Awalnya, Anies menyebut bahwa nama AHY telah dibahas sebagai cawapres sejak Juni 2023, dan dia telah melaporkan hal ini kepada tiga partai koalisi, yaitu NasDem, PKS, dan Demokrat.

Namun, Surya Paloh, Ketua Umum NasDem, tidak langsung setuju dengan rencana ini, meskipun tidak menolaknya. Pembicaraan mengenai cawapres dilanjutkan setelah Anies menunaikan ibadah haji, dan perbedaan pendapat antara NasDem dan Demokrat kembali muncul.

Baca Juga: Cak Imin Bantah Lakukan Kudeta, Yenny Wahid Heran: Saya Saksikan Gus Dur Dikudeta!

Demokrat berharap agar cawapres segera diumumkan dan disetujui, sementara NasDem lebih suka menunggu sambil mencari opsi lain. Perbedaan ini mencapai puncaknya dengan aksi gebrak meja dalam pertemuan Tim 8, yang dipicu oleh ketegangan antara perwakilan Demokrat dan NasDem.

Sejak itu, Demokrat telah mencabut dukungannya kepada Anies dan keluar dari KPP setelah Anies memutuskan untuk berpasangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai cawapresnya.

Demokrat merasa dikhianati karena Anies dan NasDem telah menandatangani perjanjian bersama dengan Demokrat, NasDem, dan PKS, tetapi kemudian membuat kesepakatan baru. Selain itu, Demokrat juga mengungkap bahwa Anies pernah meminta AHY untuk menjadi cawapres melalui panggilan telepon pada 12 Juni dan surat tertulis pada 25 Agustus.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Demokrat
# NasDem
# PKS
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.