AYOJAKARTA.COM - Usai kunjungannya ke kota Padang, Sumatera Barat Anies Baswedan melanjutkan safari kebangsaan ke Jawa Timur.
Setibanya di bandara Banyuwangi, Jawa Timur calon presiden Anies Baswedan disambut oleh ratusan pendukungnya dengan antusias.
Dalam agenda safari di Jawa Timur tersebut, Anies Baswedan bercengkrama dan membaur bersama masyarakat nelayan di pesisir Muncar, Banyuwangi.
Baca Juga: Bikin Lelah Hati, 5 Tanda Kamu Tidak Dihargai di Lingkungan Kerja
Di tengah masyarakat yang hidup mengandalkan hasil lautan, Anies mendapati sejumlah kendala yang masih menjadi persoalan bagi para nelayan.
Selain kesulitan bahan bakar, perizinan, dan permodalan Anies juga mendapati faktor pemasaran yang menjadi persoalan para nelayan.
Karenanya, Anies berharap untuk masa mendatang para nelayan dan pelaku usaha mikro mendapat lebih banyak kemudahan.
“Jangan sampai pada dunia usaha yang besar dimudahkan yang kecil malah sulit, prinsipnya adalah membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar,” jelas Anies,
Selain itu, salah satu agenda safari kebangsaan Anies Baswedan adalah menyambangi alim ulama yang berada di Kecamatan Genteng.
Baca Juga: Perbedaan Orang Baik dan Orang Toxic Saat Marah, Kamu Termasuk yang Mana?
Di hadapan para alim ulama, Anies juga meminta restu terkait dengan keikutsertaannya sebagai peserta Pilpres di Pemilu 2024.
Mengaku merasa mendapat kehormatan, Anies sempat memberi pernyataan kepada sejumlah wartawan.
Menurut Anies, pertemuan dengan sejumlah tokoh dan ulama di tanah air merupakan salah satu tirakat yang dilakukan di bulan Muharram.
“Siang hari ini kami bersilaturahmi dengan para Kyai, habaib, para alim ulama di Banyuwangi untuk memohon doa,” jelas Anies.
Lebih lanjut Anies menambahkan, restu dari para tokoh agama merupakan bekal untuk menjalankan amanah.
“Kami sampaikan ini bagian dari tirakat Muharram yang dimulai dari Banyuwangi,” imbuh Anies di hadapan awak media.
Terkait dengan tirakat Muharram yang dilakukan Anies Baswedan, KH Masykur Ali yang merupakan tokoh nasional asal Banyuwangi memberi tanggapan.
Menurut KH Masykur Ali, meski mendapat cacian, hinaan dan perundungan, arus dukungan publik terhadap Anies merupakan kenyataan tak terhindarkan.
“Sangat luar biasa, rakyat berduyun-duyun tidak bisa dibendung lagi,” jelas KH Masykur Ali terkait kunjungan Anies ke Banyuwangi.
Lebih lanjut, KH Masykur Ali menambahkan langkah selanjutnya yang bisa dilakukan Anies adalah dengan menyambangi kyai-kyai lain di wilayah Jawa.
Baca Juga: KEJAR DISKON! Kumpulan Kode Voucher Shopee 8 Agustus 2023, Pasti Untung Ratusan Ribu
“Diawali dari Banyuwangi, udah ketemu para Kyai dan Masyayikh, Insya Allah dilanjutkan di basis-basis Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.
Selain itu, KH Masykur Ali menambahkan jika langkah tersebut dilakukan, maka dukungan publik terhadap Anies akan semakin luar biasa besar.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 8 Agustus 2023 dari kanal YouTube Metro TV. ***

Share this article
Anies Baswedan berkunjung ke Banyuwangi diminta untuk tingkatkan elektabilitas yang melorot? Disuruh lakukan hal ini