AYOJAKARTA.COM – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) komentari soal elektabilitas Anies Baswedan sebagai bakal capres dalam Pilpres 2024.
Diketahui bahwa hasil survei seringkali memperlihatkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan selalu lebih rendah dari dua bakal capres lainnya yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Menurut Jusuf Kalla meskipun Anies Baswedan memiliki elektabilitas rendah dan hasil survei sejumlah lembaga menempatkan mantan Gubernur DKI Jakarta di urutan terbawah.
Hal ini tidak lantas membuat bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan ini menjadi kalah dalam kontestasi Pilpres 2023.
JK tetap merasa optimis bahwa Anies Baswedan akan menang dalam pertarungan Pilpres 2024 mendatang.
Bahkan mantan Wakil Presiden RI ini juga membandingkan elektabilitas Anies Baswedan dengan Donald Trump pada saat mencalonkan diri sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat.
“Trump juga rendah sekali. Elektabilitas yang menurut para peneliti tapi terbukti menang. Dulu banyak hal begitu, artinya bahwa itu tentu ada pengaruhnya,” ujarnya.
Jusuf Kalla menilai bahwa dari 1200 koresponden dalam survei tidak bisa menggambarkan suara dari 205 juta pemilih dalam Pilpres 2024 mendatang.
“Pilihan daripada 1200 orang pada pemilih 205 juta itu tidak menggambarkan,” ujar Jusuf Kalla dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Selasa (1/8/2023).
Jusuf Kalla juga mengatakan bahwa kondisi serupa juga terjadi pada saat Anies Baswedan mengikuti Pemilu Kepala Daerah atau Pilkada DKI Jakarta.
“Waktu di DKI juga Anies terendah kan posisi 3, tapi kemudian dia terpilih,” ungkapnya.
Lebih lanjut, JK mengungkapkan bahwa hasil survei yang menunjukkan elektabilitas dari berbagai bakal capres memang memiliki cara tersendiri, tetapi hasilnya tidak selalu akurat.
Baca Juga: Anies Baswedan Sampaikan Kritik Soal Pendidikan di Era Jokowi: Sangat Berbeda dengan Era Soekarno
“Saya kira itu ada caranya tapi, saya kira itu juga pasti tidak terlalu akurat,” tambahnya.
Diketahui bahwa hasil elektabilitas Anies Baswedan di berbagai survei didominasi tren landau dan hasil perolehannya paling bawah dibandingkan dengan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Hasil survei indikator terbaru dari Indikator Politik pada 20-24 Juli menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan hanya sebesar 21,5 persen.
Sedangkan elektabilitas Prabowo Subianto di urutan teratas dengan perolehan mencapai 36,8 persen dan urutan kedua ditempati oleh Ganjar Pranowo dengan perolehan 35,7 persen.***

Share this article
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) komentari soal elektabilitas Anies Baswedan sebagai bakal capres dalam Pilpres 2024.