AYOJAKARTA.COM - Akhir-akhir ini nama Panji Gumilang menjadi sorotan publik, lantaran memiliki dugaan kasus penyebaran agama aliran sesat.
Adapun penyebaran agama aliran sesat tersebut terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, yang mana dipimpin oleh nya, Panji Gumilang.
Pada saat diperiksa oleh Bareskrim Polri beberapa minggu lalu, ternyata kasus dari Panji Gumilang melebar.
Baca Juga: Panji Gumilang Bantah Lakukan Korupsi Karena Nilai Dana Pendidikan Terlalu Kecil
Panji Gumilang disebut memiliki 256 rekening dengan enam yang berbeda.
Hal itu disampaikan oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, yang menyebutkan bahwa Panji Gumilang memiliki banyak rekening sehingga sedang diperiksa oleh pihak terkait.
Selain memiliki 256 rekening, Panji Gumilang juga memiliki 33 rekening lainnya, namun rekening tersebut mengatasnamakan Ponpes Al Zaytun.
Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata sumber penghasilan Panji Gumilang bukan hanya melalui gaji yang diterimanya sebagai pimpinan dayah saja.
Panji Gumilang juga diketahui memiliki beberapa usaha yang membuatnya menjadi lebih tajir dari yang dibayangkan.
Berbicara terkait pendapatan dari Ponpes Al Zaytun sendiri, biaya pendaftaran untuk jenjang SD/MI sebesar Rp1 juta, dan biaya bulananya sebesar Rp650 ribu.
Baca Juga: Usai Ratusan Rekening Kena Blokir, Kini Giliran Usaha Panji Gumilang Digulung Pemerintah
Selanjutnya ada biaya akomodasi lainnya, seperti biaya listrik, biaya sekolah, dan lainnya sehingga totalnya mencapai Rp7,5 juta di saat awal masuk Ponpes.
Sedangkan untuk SMP/MTs, biaya yang harus dikeluarkan untuk masuk ke Ponpes Al Zaytun adalah Rp1,5 Juta, namun untuk jenjang ini, pihak siswa harus membayarnya langsung sekaligus selama 6 tahun, dimana artinya lebih kuran biaya yang diberikan adalah Rp52,6 juta.
Selain pendapatan sebagai pimpinan dayah, Panji Gumilang juga dulunya pernah menjadi penjual beras.
Baca Juga: Kasus Panji Gumilang Merembet hingga Terungkapnya Kejanggalan Aset Al Zaytun, Kenapa?
Dulunya saat Imam Supriyanto, mantan Ponpes Al Zaytun, menceritakan bahwa dulunya, Panji Gumilang merupakan seorang penjual beras, sebelum dia dipanggil untuk bersama-sama membangun Ponpes Al Zaytun.
Selanjutnya, sumber pendapatan Panji Gumilang adalah memiliki bisnis galangan kapal, yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Selain sebagai pebisnis galangan kapal, Panji Gumilang juga memiliki usaha yang bergerak di bidang perikanan.
Tentu dengan demikian, maka tak heran jika Panji Gumilang memiliki banyak sumber pendapatan dan memiliki banyak buku rekening.

Share this article
Panji Gumilang ternya ajuga memiliki beberapa bisnis mulai dari beras hingga dibidang perikanan dan galangan kapal.