AYOJAKARTA.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyambut hangat Hari Raya Waisak, dimana merupakan perayaan penting bagi umat Buddha termasuk cerita para Biksu dari berbagai negara yang disambut dengan ceria di Candi Borobudur.
Para biksu dari berbagai negara seperti Thailand, Malaysia dan Singapura melakukan ritual Tudhong yang telah menjadi tradisi di Asia Tenggara.
Presiden Joko Widodo, atau yang akrab disapa Jokowi, mengungkapkan rasa bahagia kepada seluruh elemen yang telah menyambut momentum para Biksu selama ritual Tudhong dengan hangat dan ramah oleh Rakyat Indonesia.
Dalam caption Instagramnya, Jokowi menuliskan rasa bahagia dimana para rakyat Indonesia bisa saling mengarrgai dan menyambut hangat peringatan Hari Waisak.
"Para biksu ini melakukan ritual Tudhong dari Thailand, Malaysia, Singapura, sampai ke Indonesia dan mendapatkan penerimaan yang hangat dan ramah di sepanjang jalan." Ungkap Joko Widodo (Jokowi) dikutip AyoJakarta.com dari Instagram pribadinya pada (4/6/2023).
Tudhong, sebuah tradisi yang berasal dari Thailand, telah menyebar ke negara-negara tetangga termasuk Indonesia.
Para biksu melakukan perjalanan jauh dengan berjalan kaki, menempuh ribuan kilometer untuk mencapai Candi Borobudur.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta di India yang Tewaskan Ratusan Korban, Apa Penyebabnya?
Mereka melakukan ritual Tudhong dengan harapan mendapatkan pencerahan dan memberikan berkah kepada semua makhluk hidup.
Ritual Tudhong sendiri merupakan perjalanan spiritual yang penuh pengorbanan. Para biksu hanya mengandalkan kemampuan fisik mereka sendiri dan tidak menerima bantuan dari kendaraan atau alat modern lainnya.
Perjalanan ini melibatkan meditasi dan refleksi yang mendalam serta menguji ketahanan mental dan fisik biksu.
Selama perjalanan mereka, biksu-biksu ini mendapatkan penerimaan yang hangat dan ramah dari masyarakat Rakyat Indonesia.
Warga Indonesia di sepanjang jalan memberikan dukungan moral, makanan, dan tempat berteduh kepada para biksu yang telah melakukan perjalanan panjang.
Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Presiden Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Buddha yang sedang memperingati Hari Raya Waisak.
“Kepada saudara-saudaraku Umat Buddha, selamat memperingati Hari Raya Waisak. Semoga semua makhluk hidup berbahagia,” Ujar Jokowi.
Dia berharap agar semua makhluk hidup bisa meraih kebahagiaan dan kedamaian. Pesan ini mencerminkan semangat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur tidak hanya menjadi momen penting bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi ajang promosi pariwisata untuk Indonesia.
Melalui peristiwa ini, Indonesia dapat memperlihatkan keragaman budaya, keramahan masyarakat, dan keindahan Candi Borobudur kepada dunia internasional.
Ritual Tudhong yang dilakukan oleh biksu-biksu dari berbagai negara menunjukkan kekuatan spiritual dan ketahanan manusia.
Semoga perayaan ini terus menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarumat beragama serta menjadi sumber inspirasi bagi semua orang untuk mencapai kebahagiaan dan kedamaian.***

Share this article
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyambut hangat Hari Raya Waisak 2023 hingga bercerita ritual thodong