AYOJAKARTA.COM - Kabar terbaru yang cukup menegangkan kembali datang dari maskapai penerbangan Indonesia.
Dikabarkan, salah satu maskapai penerbangan Indonesia yakni pesawat Garuda Indonesia terpaksa harus melakukan pendaratan darurat.
Insiden tersebut terjadi pada pesawat Garuda Indonesia dengan nomor GA 607 rute Manado – Jakarta.
Baca Juga: Maskapai Garuda Indonesia Siap Terbangkan 104 Ribu Jemaah Haji Regular dengan Menyediakan 14 Armada
Penyebab pesawat Garuda Indonesia tersebut harus kembali ke Bandara Sam Ratulangi untuk melakukan pendaratan darurat lantaran ada kendala pada bagian mesin.
Dilansir dari akun Instagram @lambekawanua pada Rabu (31/5/2023), pesawat Garuda Indonesia tersebut berangkat pada pukul 08.30 WITA.
Namun pada pukul 09.28 WITA, pesawat tersebut kembali ke Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) untuk melakukan pendaratan darurat.
Baca Juga: Maskapai Garuda Indonesia Terancam Ditutup, Utang Menggunung Capai Rp 70 T
Hal itu disampaikan oleh General Manager (GM) Bandara Internasional Sam Ratulangi yakni Minggus Gandeguai.
“Pesawat rute Manado-Jakarta berangkat pukul 08.30 WITA dari Bandara Samrat Manado,” ujar Minggus Gandeguai.
Saat ditanya bagaimana kondisi pesawat dan penumpang ketika berhasil melakukan pendaratan darurat, Minggus Gandeguai menuturkan seperti berikut.
Baca Juga: Gara-gara Bawa Penumpang Positif Covid-19, Garuda Indonesia Dilarang Terbang ke Hong Kong
Minggus Gandeguai mengatakan jika kondisi melakukan pendaratan darurat dengan sangat baik, dan penumpang juga semuanya selamat.
“Bersyukur pesawat mendarat dengan baik dan penumpang semua selamat,” terang Minggus.
Sebelumnya pesawat Garuda Indonesia yang membawa sebanyak 88 penumpang tersebut sempat melakukan penerbangan selama 30 menit.
Baca Juga: Covid-19 Belum Tahu Kapan Berakhir, Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini untuk Karyawan
Baru kemudian diketahui ada kendala teknis dan operasional pada pesawat tersebut sehingga mau tidak mau harus putar balik.
Berdasarkan penuturan Minggus yang juga didampingi oleh Stakeholder Relation Yanti Pramono, saat pesawat mendarat pihak bandara menyiagakan mobil damkar.
“Setelah mendarat, penumpang diturunkan dan masuk lagi ke terminal,” terang Minggus.
“Bersyukur semua terkendali, penumpang sehat, tidak apa-apa, semua ditangani sesuai prosedur,” lanjutnya.***

Share this article
GM Bandara Internasional Sam Ratulangi mengatakan bahwa kondisi 88 penumpang pesawat Garuda Indonesia dalam kondisi selamat.