NasDem Dikucilkan Jokowi? Anies Baswedan Tak Tinggal Diam hingga Singgung Soal Intervensi Politik

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Partai NasDem yang akan terus mendukung pemerintahan Jokowi hingga akhir periode kini tidak lagi diundang oleh Jokowi ke Istana Merdeka ketika ada rapat partai.

Hal itu diduga karena berhubungan dengan sosok Anies Baswedan.

Ketua Umum Partai NasDem merasa heran mengenai sikap yang diambil oleh Jokowi karena partainya memberi dukungan kepada Anies Baswedan.

Baca Juga: Rayakan Hari Ulang Tahun ke-54, Inilah Tulisan Anies Baswedan Tentang Makna Penting Hari Ulang Tahun

Padahal menurut Surya Paloh, dukungan NasDem kepada Anies Baswedan untuk menjadi Capres 2024 tidak ada hubungannya dengan pemerintahan Jokowi.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (10/5/2023), Surya Paloh menganggap bahwa saat ini NasDem sudah tidak lagi dianggap dalam koalisi partai pemerintahan.

“Saya tidak diundang oleh beliau kan. Saya bisa memahami itu, pasti Pak Jokowi menempatkan positioning beliau barangkali sebagai pemimpin koalisi partai-partai pemerintahan ya. Dan beliau tidak menganggap lagi NasDem ini di dalam koalisi pemerintahan untuk sementara,” kata Surya Paloh.

Baca Juga: Anies Baswedan Mencari Cawapres, Terungkap Sudah Ada 5 Nama Kandidat

NasDem sendiri saat ini tergabung dalam koalisi perubahan bersama dengan Demokrat dan PKS untuk mengusung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Menurut Jokowi, karena Nasdem telah memiliki koalisi partai sendiri maka tidak seharusnya diundang ke istana dalam perkumpulan partai pemerintahan.

“Ini gabungan partai yang kemarin berkumpul itu kan juga ingin membangun kerja sama politik yang lain. Mestinya ini kan memiliki strategi besarnya apa, ya masa yang di sini tahu strateginya, kan seperti itu,” kata Jokowi.

Baca Juga: Anies Baswedan Anggap Lawan di Pilpres 2024 adalah Kawan, Begini Maksudnya

Dalam pidato politik di Senayan, Anies Baswedan menyinggung perihal intervensi kekuasaan yang dilakukan oleh pemerintahan Indonesia.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Presiden Jokowi merupakan bagian dari PDIP yang mana partai ini telah mengumumkan bahwa kadernya yaitu Ganjar Pranowo akan maju menjadi Capres 2024.

Sehingga ada asumsi tang muncul bahwa Presiden Jokowi kerap kali melakukan endorsement kepada sesama anggota PDIP.

Baca Juga: Anies Baswedan Sadar Lawannya di Pilpres 2024 Punya Kekuatan Besar, Ini yang Dilakukannya

Namun tidak disebutkan dengan jelas yang dimaksud Anies Baswedan bahwa negara melakukan intervensi kekuasaan ini kepada siapa.

Karena Jokowi juga sempat menyanjung dan mengatakan bahwa presiden Indonesia selanjutnya adalan Prabowo Subianto.

Sikap yang dilakukan oleh Jokowi menjelang Pilpres ini menjadi sorotan publik dan dibandingkan dengan presiden Indonesia sebelumnya yaitu SBY dan Megawati yang tidak ikut campur terlalu jauh menjelang akhir jabatannya.

Namun demikian, Anies Baswedan menegaskan bahwa jika benar ada upaya intervensi kekuasaan negara pada pesta demokrasi 2024 maka Anies menilai hal tersebut mencederai rakyat Indonesia dalam memilih.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Capres
# Surya Paloh
# NasDem
# Anies Baswedan
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.