AYOJAKARTA.COM - Beredar di media sosial rekaman telepon antara Susi Pudjiastuti dengan Pendeta Karel Phil Erari mengenai pembakaran pesawat dan penculikan pilot Susi Air.
Suara Susi Pudjiastuti saat bertelepon dengan Pendeta Karel Phil Erari terdengar sangat emosional dan penuh amarah.
Susi Pudjiastuti menelpon Pendeta Karel Phil Erari karena berniat meminta bantuan untuk melepaskan pilot Susi Air yang hingga kini masih menjadi sanderaan KKB Papua.
Kemarahan Susi pun memuncak ketika mengingat perjuangan TNI yang datang kesana melakukan negosiasi serta evakuasi namun justri ditembaki secara keji oleh KKB Papua.
“Kemarin TNI yang datang itu nunggu untuk mengevakuasi si Phil bukan untuk menyerang KKB, jadi tim Kopasus itu bukan untuk menyerang KKB, untuk mengevakuasi kalau tim kapten sudah jadi negosiasi,” ujar Susi dalam rekaman seperti dikutip Ayojakarta.com pada akun Twitter @PartaiSocmed yang mengunggah rekaman tersebut, Minggu (7/5/2023).
“Kenapa mereka tembaki pasukan yang mau evakuasi? Saya marah pak Phil!” tegas Susi.
Baca Juga: Mahfud MD Angkat Bicara Soal Tumpas KKB di Papua: Sangat Mudah, Masalahnya Cuma Dua Yaitu…
Susi mengaku sudah sangat sabar padahal dirinya sudah 20 tahun terbang di Papua dengan membantu masyarakat di sana.
“Saya sudah terbang hampir 20 tahun, terbang di Papua. Saya bantu masyarakat, tolong tanya, saya kasih obat-obatan tangan saya cuci luka orang-orang Papua, Saya marah!” katanya lagi.
Bahkan saat itu Susi dengan keras menyebut jika dia mau, dia akan bom semuanya sendiri tanpa meminta bantuan TNI ketika dirinya benar-benar merasa marah.
Baca Juga: Terungkap! Mahfud MD Sebut Ada Dua Kendala TNI-Polri Bebaskan Pilot Susi Air dari KKB Papua
Dalam rekaman selanjutnya Susi kembali marah ketika membahas pesawat yang selama ini digunakan membantu masyarakat Papua tapi malah dibakar dengan keji.
“Saya pernah ketemu Daniel Kogoya di panggil dengan Pangdam Cenderawasih waktu itu, beliau orangnya baik kenapa goyah menjadi orang biadab! Kasih bakar pesawat orang yang selama ini bawa makanan, bawa obat-obatan, bawa semua yang dibutuhkan dan membawa semua orang Papua kemana saja diperlukan! Apa dosa saya? Apa salah Saya?!” tegas Susi lagi kepada Pendeta Karel.
“Saya marah sekali setelah tahu mereka bunuh juga pasukan TNI yang juga tidak mau ngapa-ngapain. Pasukan evakuasi itu dipersiapkan untuk evakuasi kalau jadi diserahkan, mereka anak-anak muda, bukan pasukan-pasukan tempur! Tapi mereka ditembaki begitu saja, ya saya marah! Anak istri yang ditembaki ini bagaimana?” lanjut Susi.
Sayangnya suara jawaban Pendeta Karel Phil tidak begitu jelas di telepon karena terlalu kecil.
Mantan Menteri Kelautan tersebut masih terus meluapkan emosinya kepada Pendeta Karel Phil Erari.
Dari percakapan tersebut jelas diketahui bahwa pasukan TNI saat di Papua adalah dalam rangka negosiasi dan evakuasi namun sayangnya harus ditembaki secara keji oleh KKB Papua.
Bahkan Susi Pudjiastuti meluapkan emosinya sambil menangis.
"Tidak adil! Kalian tidak adil kepada saya! Saya perempuan sendiri cari makan utk ribuan orang tapi kalian aniaya!" ujar Susi sambil menangis yang diikuti permintaan maaf Pendeta Karel Phil Erari.***

Share this article
Viral di media sosial, rekaman suara Susi Pudjiastuti luapkan amarah atas sikap KKB Papua, hingga tanya apa dosanya.