AYOJAKARTA.COM –Hasil survei dari Indikator Politik Indonesia terbaru menunjukkan hasil yang dianalisis terkait isu terbaru hingga elektabilitas Capres hingga Cawapres yang disebut akan berlaga di Pilpres 2024.
Sesuai dengan rumor yang beredar, Sang Menko Polhukam Mahfud MD, ikut masuk ke dalam bursa Cawapres bersama 18 nama lain yang ditulis oleh Indikator Politik Indonesia.
Dikutip oleh ayojakata.com melalui hasil survei dari Indikator Politik Indonesia pada 2 Mei 2023, diketahui bahwa Mahfud MD masuk dalam 10 besar nama di bursa Cawapres atau Calon Wakil Presiden yang akan berlaga pada 2024.
Baca Juga: WOW! Anies Baswedan Bocorkan Ciri Cawapres Pendampingnya Walau Konsisten di Urutan Ketiga
Diketahui, sosok Mahfud MD berada di bawah sosok-sosok ternama dan aktif dalam Pemerintahan seperti Ridwan Kamil dengan 17,3 persen, Sandiaga Uno dengan 14,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono dengan 12,4 persen, Erick Thohir dengan 12,2 persen, Khofifah Indar Parawansa dengan 6 persen, dan Mahfud MD dengan 4,3 persen.
Meskipun disebut cenderung stagnan, elektabilitas sosok Mahfud MD dengan jam terbang yang tinggi membuat warganet penasaran tanggapan Mahfud MD atas rumor namanya masuk bursa Cawapres.
Tidak hanya itu, Mahfud MD memiliki pengalaman terlibat dalam pembangunan sebuah negara selama bertahun-tahun. Mulai dari jabatan pada bidang Yudisial, Legislatif, hingga menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM.
Sementara itu, dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal YouTube Kompas TV Lampung pada 2 Mei 2023, diketahui bahwa Mahfud MD telah buka suara atas isu menjadi cawapres dari Prabowo Subianto yang diketahui telah dideklarasikan menjadi Calon Presiden pada 2024.
Baca Juga: Ngakak! Tata Tertib di Toilet SPBU Petatal Sumut Ini Bikin Auto Batal Kebelet
Menko Polhukam RI tersebut, Mahfud MD, menegaskan bahwa ia belum menerima lamaran resmi untuk menjadi calon wakil presiden atau Cawapres dalam Pilpres 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Mahfud MD usai bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Sabtu, 29 April 2023.
Mahfud mengatakan bahwa urusan tersebut merupakan permainan bola dari partai politik dan masyarakat.
Ia menyatakan bahwa dirinya belum dapat memutuskan untuk memasuki arena politik tersebut karena belum ada lamaran resmi untuk dirinya.
Baca Juga: ASTAGHFIRULLAH! Penembak Kantor MUI Sempat Ngaku Wakil Nabi Muhammad, Ternyata Residivis
Belakangan ini, Mahfud telah masuk dalam radar Cawapres, termasuk setelah pertemuannya dengan Prabowo Subianto. Meskipun disebutkan bahwa pertemuan tersebut adalah silaturahmi Idul Fitri.
"Saya belum bilang siap atau tidak siap. Belum waktunya," kata Mahfud MD pada wartawan.***

Share this article
Benarkah Mahfud MD akan dipinang oleh Prabowo untuk menjadi pendamping dalam pesta demokrasi 2024 nanti?