AYOJAKARTA.COM - Pasca penahanan Rafael Alun Trisambodo Senin (3/4/2023) oleh pihak KPK banyak spekulasi yang beredar di masyarakat terkait sosok lain yang akan terjerat akibat kasus ini terungkap ke publik.
Narasi tentang adanya geng Rafael pun telah lama gaduh di masyarakat, jauh sebelum ia ditetapkan sebagai tersangka.
Hingga akhirnya kini tak hanya geng Rafael namun sejumlah artis maupun selebritas diduga terseret dalam pusaran kasus gratifikasi tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun YouTube METRO TV (4/4/2023), Boyamin Saiman Koordinator MAKI memberikan komentarnya berkenaan dengan pihak-pihak yang terkait kasus Rafael Alun.
Boyamin mengatakan bahwa perkara yang saat ini sedang dihadapi oleh RAT diduga tidak dilakukan sendirian, hal ini didasarkan karena dalam pajak tersebut berlaku sistem pengawasan.
Menurut Boyamin bisa saja pengawasan yang dilakukan tersebut diduga teledor atau adanya pembiaran dengan sengaja.
"Dikembangkan lagi ke pihak pihak yang bersangkutan, karena ndak mungkin RAT ini sendirian karena dalam pajak itu berlaku sistem pengawasan kalau dia sendiri yang bermain itu rasanya ndak mungkin," ucap Boyamin.
"Karena diduga pengawasan yang tidak jalan ini apa karena teledor, apakah pembiaran dengan sengaja atau bersekongkol ini harus dikembangkan ke sana," lanjutnya.
Selain itu Boyamin juga mengatakan bahwa kasus yang saat ini sedang dihadapi oleh Rafael Alun Trisambodo merupakan pintu masuk membongkar dugaan transaksi janggal Rp 349 Triliun dan yang baru-baru ini ramai dibicarakan soal impor emas Rp 189 Triliun.
Kendati demikian Boyamin mengatakan bahwa sebenarnya kasus yang sedang dihadapi oleh Rafael bukan soal gratifikasi, namun lebih kepada ancaman.
"Ini adalah pintu masuk untuk membongkar 349 T dan juga yang termasuk 189 T terkait ekspor impor emas," ucap Boyamin Saiman.
"Pasti ada dugaan ancaman pada wajib pajak terutama yang sudah masuk dalam pemeriksaan pemeriksaan itu, kalau tidak nego atau si aktif pajak tidak nego maka selain pokoknya itu ada dendanya, dendanya itu kan dua hingga empat kali lipat," lanjutnya.
Hingga kini pihak KPK masih melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang tersangkut dalam pusaran kasus dugaan Gratifikasi yang dilakukan oleh Rafael Alun termasuk beberapa artis maupun grup band.***

Share this article
Boyamin mengatakan bahwa sebenarnya kasus yang sedang dihadapi oleh Rafael bukan soal gratifikasi, namun lebih kepada ancaman.