AYOJAKARTA.COM - Pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra membaca gestur tubuh Mario Dandy, tersangka kasus penganiayaan David.
Mario Dandy sendiri dinilai memiliki sifat arogan usai kasus penganiayaannya viral dan menjadi sorotan publik.
Hal itu juga dinilai ketika Mario Dandy ditampilkan ke publik dengan memakai baju orange.
Baca Juga: ASN Punya Harta hingga Rp 56,1 miliar, Eks Kabareskrim Susno Duadji Sebut Sri Mulyani Kecolongan
Ia tampak masih berani berdiri tegap menatap ke depan dan tak memunculkan wajah penyesalan atas apa yang telah diperbuat.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 6 Maret 2023 Kirdi Putra, Pakar Mikro Ekspresi membaca gestur tubuh Mario Dandy.
Ia mengungkapkan bahwa dari wajah anak Rafael Alun memang tidak muncul penyesalan atas apa yang telah dilakukan.
Kemudian untuk wajahnya yang diarahkan ke depan itu dinilai bahwa Dandy sedang menampilkan bahwa ia kuat.
“Which is itu tidak muncul di wajahnya Mario Dandy memang, ini anak tidak mengenali tentang ekspresi emosi penyesalan dalam apa yang sudah dia lakukan, satu yang kedua bahwa dia wajahnya di arahkan ke depan ini saya katakan bahwa dia berusaha untuk tampil kuat,” kata Kirdi.
Pakar Mikro Ekspresi juga menyoroti tatapan mata kekasih AG yang selalu melihat fokus ke depan.
Maksud dari fokus jauh adalah saat seseorang hanya menatap kejauhan seolah fokus mengawang-awang. Hal itu seperti menunjukkan bahwa dalam hatinya ada rasa panik.
Kirdi Putra juga menyoroti bahwa beberapa kali Dandy tampak menelan ludah, yang dapat diartikan bahwa seseorang itu sedang stres dan nervous.
“Ketika seseorang itu stress, nerveous di tenggorokan kerongkongan kita itu cepet kering, sehingga dia harus membasahi dengan ludah, jadi sebenarnya kalau kita katakan dia tidak takut nggak, nggak sepenuhnya benar. Dia hanya mencoba untuk berani,” ujarnya.
Berbeda dengan Shane Lukas yang selalu menundukkan kepala, yang dinilai berarti sedang menghindari atau tak ingin melihat reaksi orang di sekelilingnya.
"Ketika seseorang menurunkan kepalanya seperti itu di menghindari paparan visual apakah orang melihat wajahnya, atau dia tidak ingin melihat reaksi orang-orang disekelilingnya mungkin dianggap dia marah sama dia,” kata Pakar Mikro Ekspresi.
Melihat perbedaan sikap antara Dandy dengan Shane Lukas, keduanya memang yampak bertolak belakang.
Kirdi Putra menduga bahwa sebelumnya anak Rafael Alun pernah berurusan dengan hukum nun akhirnya terhindar dari hukum.
“Artinya apa? ini bisa jadi ya sekali lagi perlu dikonfirmasi juga dengan aparat penegak hukum, ini bukan kali pertama sebelumnya Mario Dandy pernah melakukan sesuatu tanda petik yang sebelumnya berhadapan dengan hukum, cuma selama ini sebelumnya dia selamat, entah karena apakah itu modal dari bapaknya, entah apa karena posisi bapakanya kita nggak tahu,” kata Kirdi Putra.***

Share this article
wajah anak Rafael Alun memang tidak muncul penyesalan atas apa yang telah dilakukan. Lantas, bagaimana yang sebenarnya?