AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu oleh umat muslim, khususnya di Indonesia.
Salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan tanggal masuknya bulan Ramadan 1444 H.
Penetapan awal Ramadan ini tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023/.
Baca Juga: Ada Ayu Ting Ting di Series The Family Season 2 Karya Boy William, Benarkah Sudah Dianggap Keluarga?
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid Syamsul Anwar berpendapat, bahwa ada kemungkinan penetapan 1 Ramadan oleh Muhammadiyah sama dengan pemerintah.
Di sisi lain, ia menilai perbedaan awal Syawal dan Zulhijah mungkin saja terjadi karena Muhammadiyah menggunakan pedoman yang berbeda dengan pemerintah.
“Potensi perbedaan ada pada awal Syawal dan Zulhijah hal ini karena menurut kriteria MABIMS bulan bisa dilihat pada tinggi bulan sekurang-kurangnya 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat,” tuturnya.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan, adanya kemungkinan perbedaan yang terjadi antar satu dengan yang lainnya tidak boleh dijadikan sebagai sumber perpecahan.
Baca Juga: Update Gempa Bumi Turki M7,8 Pagi Ini: Bangunan Runtuh, Ratusan Orang Meninggal Dunia
Sebaliknya, ia menilai bahwa perbedaan merupakan suatu hal yang lumrah terjadi di kalangan umat muslim selama ini dan bukanlah menjadi suatu hal yang harus dipermasalahkan.
Atas dasar hal tersebut, Haedar kemudian menilai bahwa perbedaan ini seharusnya bisa melahirkan sikap saling menghargai, menghormati, dan toleransi, khususnya antar umat muslim.
“Jangan juga dijadikan sumber yang membuat kita Umat Islam dan warga bangsa lalu retak, karena ini menyangkut ijtihad yang menjadi bagian denyut nadi perjuangan perjalanan sejarah Umat Islam yang satu sama lain saling paham, menghormati dan saling menghargai.” imbuhnya.
Baca Juga: Kunjungan Silaturahmi Anies Baswedan ke Nusa Tenggara Barat, Terima Cinderamata Cantik Ini!
Kapan Bulan Ramadan Tiba?
Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka didapatkan hasil penetapan bulan Ramadhan 1444 sebagai berikut:
1. Pada hari Selasa Legi, 29 Syakban 1444 H bertepatan dengan 21 Maret 2023 M, ijtimak jelang Ramadan 1444 H belum terjadi. Ijtimak terjadi esok harinya, Rabu pahing, 30 Syakban 1444 H bertepatan dengan 22 Maret 2023 M pukul 00:25:41 WIB.
2. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta ( f = -07° 48¢ dan l = 110° 21¢ BT ) = +07° 57¢ 17² (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam itu Bulan berada di atas ufuk.
3. Umur bulan Syakban 1444 H 30 hari dan tanggal 1 Ramadan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan jatuhnya 1 Ramadan 1444 H dari putusan yang disimpulkan oleh Muhammadiyah.***

Share this article
Tanggal 1 Ramadhan 1444 H pemerintah Indonesia jatuh pada tanggal berapa? Benarkah akan sama dengan Muhammadiyah? Selengkapnya