Masih Jadi Favorit, Ternyata Ini Alasan Program RBB BUMN Selalu Jadi Pilihan

Illustrasi. Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN Tahun 2025 akan Segera Dibuka
Illustrasi. Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN Tahun 2025 akan Segera Dibuka

AYOJAKARTA.COM – Rekrutmen Bersama BUMN atau RBB BUMN menjadi salah satu peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk bisa berkontribusi kepada negara.

Berbeda dengan ASN seperti PNS atau PPPK yang bekerja di instansi resmi pemerintah, lulusan RBB BUMN akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan milik negara.

Karena menawarkan berbagai peluang menjanjikan di masa depan, proses seleksi tahunan program RBB BUMN kerap dipenuhi dengan para pencari kerja.

Baca Juga: Prediksi Nilai Rapor Lulus SNBP 2025 Fakultas Vokasi ITS, Teknik Infrastruktur Sipil Lebih Tinggi dari Statistika Bisnis

Selain membuka kesempatan bagi aneka tingkat dan spesifikasi pendidikan, RBB BUMN juga menyodorkan sejumlah alasan untuk dijadikan pertimbangan.

Untuk menjadi acuan bagi para tenaga profesional dari berbagai segmentasi usia, berikut adalah alasan mengapa perlu menjadikan BUMN sebagai sasaran memilih pekerjaan.

Alasan pertama perusahaan BUMN perlu dijadikan pilihan adalah karena pekerjaan yang akan dilakukan cenderung Aman.

Meski secara struktural berbeda dengan PNS yang merupakan instansi pemerintah, pekerjaan di BUMN relatif lebih stabil.

Semakin sehat perusahaan BUMN yang ditempati, tingkat kenyamanan bagi para pegawai akan menjadi lebih menjanjikan sehingga cenderung lebih bisa bertahan.  

Baca Juga: Bukan Hanya Lewat Program PKH, Ini Sebelas Bantuan Sosial Pendidikan yang Bisa Dirasakan oleh KPM di Tahun 2025!

Alasan kedua yang membuat rekrutmen di perusahaan BUMN perlu diperjuangkan adalah karena jam serta beban kerja relatif lebih stabil.

Berbeda dengan perusahaan swasta yang terkadang overload, bekerja di kebanyakan BUMN cenderung lebih terprogram sehingga memiliki waktu luang untuk keluarga.

Meski demikian, tidak sedikit pula perusahaan BUMN yang memiliki jam kerja lebih padat karena perbedaan peraturan.

Adapun alasan ketiga yang membuat RBB BUMN perlu diprioritaskan saat mencari pekerjaan adalah pengakuan sosial.

Disadari atau tidak, masyarakat akan cenderung lebih menaruh perhatian kepada pegawai BUMN dibandingkan dengan instansi non pemerintahan.

Selain mendapat pengakuan sosial, mantan pegawai BUMN juga biasanya akan lebih mudah diterima di perusahaan lain setelah tidak lagi berdinas.

Baca Juga: Daftar SNBP 2025? Ini 8 Jurusan dengan Daya Tampung Terbanyak di Unpad

Alasan berikutnya yang membuat perusahaan BUMN selalu dijadikan ajang persaingan adalah karena Bayaran Lumayan.

Berbeda dengan instansi lain yang terkadang mengabaikan kemampuan atau kualifikasi pegawai, BUMN umumnya membayar pegawai sesuai dengan peraturan negara.

Bagi karyawan BUMN yang berstatus Persero, peluang untuk mendapat tambahan akan menjadi penyemangat dalam menjalankan pekerjaan.

Alasan kelima perusahaan BUMN banyak dijadikan tujuan mencari pekerjaan adalah karena bekerja untuk negara.

Berbeda dengan ASN karena lebih bersifat administratif dan pelayanan publik, BUMN selayaknya perusahaan swasta yang mencari keuntungan.

Semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan, peluang untuk dapat berkontribusi kepada negara akan menjadi semakin besar. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pekerjaan
# RBB
# Alasan
# BUMN

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.