AYOJAKARTA.COM - Farhat Abbas geram dengan tingkah dan perkataan Bunda Corla saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Hal ini terkait gerak, kata-kata, gambar maupun pakaian seksi yang dipakai Bunda Corla yang menurut Farhat Abbas terdapat unsur pornografi.
Untuk itu secara resmi pada Kamis, 24 Januari Farhat Abbas melayangkan somasi atas nama LSM yang dipimpinnya.
Baca Juga: Mengerikan! Penyakit Ain Bisa Sebabkan Kematian, Berikut Doa Agar Terhindar Darinya
Somasi ini berkaitan dengan Undang-Undang Pornografi maupun Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.
Selain itu, pengacara yang merupakan putra dari pakar hukum Abbas Said itu menyatakan telah mengumpulkan bukti-bukti yang mendukung.
"Setelah kami kumpulkan bukti bukti yang menyangkut adanya kegiatan pornografi gerak, kata-kata, suara, gambar, pakaian dimana hal itu tidak sesuai atau kita anggap melanggar Undang-Undang Pornografi," kata Farhat.
"Oleh karena itu setelah somasi ini dilayangkan selanjutnya bisa langsung kami laporkan atau jika perlu juga kami layangkan somasi kedua," lanjutnya.
Farhat menegaskan jika hHal ini bukan untuk mengganggu usaha seseorang dalam mencari rezeki.
Lalu ternyata pengacara kondang ini juga mendapat dukungan masyarakat.
Mereka menganggap kalimat-kalimat Bunda Corla di Tik Tok, Instagram maupun media sosial lainnya adalah kalimat-kalimat yang memberi pengaruh buruk bagi perkembangan anak dan tak sesuai dengan nilai sosial maupun budaya Indonesia.
Maka dai itu Farhat Abbas beserta rekannya LSM melakukan upaya ini dalam rangka berperan aktif dan melaksanakan tanggung jawab moral untuk masalah pornografi.
Menurutnya masyarakat harus bisa membedakan mana yang hiburan dan mana yang cabul, juga mana yang tidak sesuai dengan tata krama Pancasila dan budaya Indonesia.
"Saya dan kawan-kawan akan melakukan suatu upaya hukum pidana terhadap bunda Corla dan siapa saja yang ikut membantu di Indonesia termasuk menyebarkan, menggandakan atau menjual kegiatan-kegiatan yang berbau pornografi,"ujar Farhat.
"Tidak ada alasan untuk para pelaku cabul untuk menjadi duta pariwisata ataupun duta budaya Indonesia," tegasnya.
"Silahkan Corla pulang ke negerinya, yang memberinya pekerjaan, jangan ganggu ketenangan kenyamanan budaya Indonesia," gertak Farhat.
Kepada dunia pariwisata, Farhat Abbas menyampaikan supaya pertunjukan-pertunjukan yang dilakukan oleh bunda Corla dihentikan dan diboikot.
Menurutnya, ini diperkukan agar aksinya tidak berdampak pada penyebaran akun-akun pornografi maupun akun kalimat cabul yang tidak sesuai dengan nilai budaya, harkat dan martabat Indonesia.***

Share this article
Hal ini terkait gerak, kata-kata, gambar maupun pakaian seksi yang dipakai Bunda Corla yang menurut Farhat Abbas terdapat unsur pornografi.