penye
AYOJAKARTA.COM - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau biasa di panggil Neng Anne menjatuhkan air mata terkait keputusannya menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Saat ditanyakan terkait sidang lanjutan perceraian pada (18/1/2023), Anne Ratna mengungkapkan kesedihannya atas keputusan tersebut.
Rasa sedih yang di rasakan oleh Anne Ratna Mustka muncul ketika ditanya soal efek gugatan cerainya terhadap Dedi Mulyadi sebelum sidang lanjutan perceraiannya.
Baca Juga: Pesan Mbah Moen: Dahsyatnya Bacaan Basmallah, Amalkan agar Selalu Diberikan Kesehatan oleh Allah
Anne Ratna Mustika mengungkapakan bahwa keputusan yang diambil oleh dirinya bukan keputusan yang tiba-tiba.
Terlebih lagi ia mengatakan bahwa keputusan yang diambil merupakan keputusan yang penuh pertimbangan selama 19 tahun menjalani rumah tangga.
Bupati Purwakarta tersebut juga menjelaskan bahwa langkah gugatan cerai yang diambil bukan sekedar langkah yang bersifat tiba-tba dan keinginan instan dari dirinya.
Dilansir dari YouTube TribunSumsel.com bahwa dirinya menekankan faktor yang terjadi juga bukan dari hasil hubungan orang ketiga.
Neng Anne juga berpesan untuk permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat yang telah di ganggu oleh keputusannya menggugat Dedi Mulyadi.
Sehingga Anne Ratna Mustika berfikir bahwa apa yang dilakukan olehnya telah membawa banyak pendapat yang relatif di kalangan warga Purwakarta.
Dalam isi gugatan yang dilayangkan ada 3 poin yang menjadi penyebab Anne memutuskan perceraian, salah satuhya faktor menafkahi kebutuhan lahir dan batin yang tak terpenuhi.
Namun sayangnya, dalam sidang lanjutan perceraian yang beragendakan pada (18/1/2023), Anne Ratna Mustika tidak hadir.
Pihak dari Dedi Mulyadi sendiri dalam sidang lanjutan pada hari Rabu kemarin memohon kepada hakim atas tuduhan yang di layangkan dibuktikan, karena Dedi Mulyadi sendiri merasa telah memenuhi alasan atas perceraian tersebut.

Share this article
Soal perceraian dirinya dan sang suami Dedi Mulyadi, Ambu Anne sebut bahwa ini bukan keputusan mudah serta ungkap penyebab