AYOJAKARTA.COM - Sesar Baribis yang melewati Jakarta Selatan hingga Bekasi berpotensi gempa dahsyat.
Sesar Baribis merupakan patahan sepanjang 100 km yang membentang dari rangkas bitung hingga purwakarta.
Beberapa kota yang berada di sesar Baribis ini meliputi Tangerang, Jakarta, Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.
Baca Juga: Temuan 3 Jasad Dicor, Satu Keluarga Diracun di Bekasi Saling Berkaitan dengan Pembunuhan Berantai
Generasi peta kegempaan di Indonesia saat ini belum mempertimbangkan bahaya pada sesar Baribis.
Dilansir AYOJAKARTA.COM dari jurnal yang diterbitkan Scientific Report berjudul " Implications for Fault Locking South of Jakarta from an Investigation of Seismic Activity Along the Baribis Fault, Northwestern Java, Indonesia" Sri Widyantoro dkk. menjelaskan sesar Baribis terbukti aktif dan memiliki laju pergeseran sebesar 5 milimeter per tahun.
Peneliti dari Institut Teknologi Bandung ini mengungkapkan kegempaan pada timur
patahan signifikan lebih tinggi daripada bagian barat.
Dalam hal ini menjelaskan bahwa sesar Baribis barat terkunci sehingga diperkirakan daerah sekitar sesar Baribis termasuk Jakarta Selatan rentan terhadap gempa bumi yang sangat besar di masa depan.
"Pengamatan ini menyiratkan bahwa Sesar Baribis barat terkunci, dan bahwa daerah sekitarnya, termasuk Jakarta Selatan dan sekitarnya, mungkin sangat rentan terhadap gempa bumi yang cukup besar di masa depan ketika akumulasi energi regangan elastis akhirnya dilepaskan selama patahan patahan," dikemukakan Sri dkk.
Menggunakan data analisis geofisika sebelumnya, Sri dkk. menjelaskan juga bahwa sesar yang mengarah ke selatan ini telah aktif selama masa Pleistosen akhir hingga masa Holosen.
Sri melakukan pengamatan dengan menyebarkan tujuh lubang bor seismometer dengan sensitivitas yang tinggi dibanding jaringan permukaan BMKG.
Pada pengamatan baru dan dikombinasikan dengan percobaan lubang bor seismograf, menunjukkan bahwa total 12 gempa bumi terdeteksi sangat dekat dengan garis sesar Baribis dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
Secara khusus segmen timur sesar signifikan lebih aktif daripada segmen barat. Jumlah gempa yang signifikan ini memperkuat argumen bahwa sesar Baribis aktif.
Baca Juga: Puluhan Korban dari Aremania Hadir Dalam Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan Malang
Dalam penelitian Sri mencatat bahwa wilayah di selatan sesar Baribis berisi gunung berapi aktif yaitu Gunung Salak dan Gunung Gede.
AYOJAKARTA.COM juga melansir dari thread Twitter @Jogja_Uncover yang diposting pada 22 Juni 2022, riwayat gempa besar yang kemungkinan besar dari sesar Baribis terjadi pada tahun 5 Januari 1699, 22 Januari 1780 dan pada 10 Oktober 1834.
"Gempa pada 22 Januari 1780 yang melanda Jawa Barat hingga Sebagian Sumatra dianggap sebagai salah satu yang terbesar yang pernah melanda Jawa," menurut @Jogja_Uncover .*

Share this article
Tetap waspada, beberapa kota yang berada di sesar Baribis ini meliputi Tangerang, Jakarta, Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.