AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi yang menjadi salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua diperiksa Rabu (11/1/2023).
Dikutip AyoJakarta.com dari tayangan sidang pada akun YouTube KOMOASTV (12/1/2023), sidang kali ini diwarnai tangisan dari Putri Candrawathi terlebih saat ia menceritakan terkait kronologi pelecehan seksual yang diklaimnya.
Namun kemudian terjadi sebuah momen yang tak terduga pada saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sugeng sedang bertanya kepada Putri Candrawati terkait kedekatannya dengan almarhum Yosua.
Baca Juga: Tampil Casual Saat Gladi Bersih Peringatan Acara HUT Indosiar ke-28, Nagita Slavina Dipuji Bak ABG
Karena menurut pengakuannya, almarhum Brigadir J sering membantu Putri Candrawathi dalam urusan pekerjaannya sebagai bendahara pusat Bhayangkari.
"Iya yang saya tanyakan tadi adalah Ibu memerintahkan atau tidak,"tanya Jaksa.
"Memerintahkan apa ya Bapak," tanya Putri Candrawathi
"Saudara tadi mengatakan bahwa itu memfilekan beberapa administrasi," ucap Jaksa Sugeng.
"Pasti kalau tugas untuk kantor saya harus perintahkan," ucap Putri menjawab pertanyaan Jaksa Sugeng.
Jaksa pun kemudian mengganti topik pertanyaan tentang kata resign setelah kasus pelecehan seksual yang diklaimnya terjadi.
"Saya kembali ke kata tadi resign, saya tertarik dengan kata resign, pada saat itu saudara di saguling di lantai tiga itu disampaikan nggak ke suami saudara," ucap Jaksa Sugeng.
"Iya saya sampaikan semua secara detail," Ucap Putri Candrawathi.
Baca Juga: Ferdy Sambo Nekat Temui Jokowi Bahkan Sampai Ngemis Minta Dibebaskan, Bagaimana Faktanya?
"Secara detail, termasuk saudara dibanting di lantai tadi saudara ceritakan tidak," tanya Jaksa.
"Diceritakan," ucap Putri Candrawathi.
"Tapi tidak ditunjukkan terhadap luka lukanya? lebamnya, karena detail lo buk" cecar Jaksa Sugeng.
"Mohon maaf Bapak," Jawab Putri Candrawathi mulai terisak.
Baca Juga: Ferdy Sambo Nekat Temui Jokowi Bahkan Sampai Ngemis Minta Dibebaskan, Bagaimana Faktanya?
"Iya kalau tidak bisa menjawab atau tidak mau menjawab gak papa," ucap Jaksa Sugeng
"Saya hanya ingin menggambarkan bahwa tidak semudah itu," ucap Putri Candrawati mulai menangis.
Namun sebelum ia menyelesaikan jawabnya dan mulai menangis, Jaksa Sugeng memotong jawabannya dan menanyakan pertanyaan lain.
"udah, saya bertanya lagi," Ucap Jaksa Sugeng.
Namun melihat sikap yang ditunjukan oleh Jaksa Sugeng penasehat hukum Putri Candrawati merasa keberatan dan melayangkan protes kepada hakim.
"Keberatan yang mulia, pak jaksa biarkan terdakwa mencoba menjelaskan," protes Arman Hanis.
Keduanya pun terlihat sedikit cekcok, kemudian Hakim menangani supaya Jaksa melanjutkan pertanyaanya dengan membiarkan terdakwa menyelesaikan jawabannya terlebih dahulu.
"Cukup penasehat hukum, cukup
lanjutkan pertanyaan yang lain, biarkan terdakwa menjelaskan sampai selesai baru lanjutkan pertanyaan,"ucap hakim.***

Share this article
Semakin memanas dan tegang sidang pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi salah satu terdakwa ceritakan soal pelecehan seksual