AYOJAKARTA.COM - Pekan kemarin sidang lanjutan atas kasus penembakkan terhadap Brigadir J kembali digelar.
Dalam sidang lanjutan yang digelar pekan kemarin tersebut kembali menghadirkan banyak fakta baru.
Fakta-fakta tersebut diantaranya disampaikan oleh para ahli yang menangani kasus ini.
Seperti Ahli Poligraf, Ahli DNA, dan Ahli Balistik yang kemudian membuat perkara dalam kasus ini semakin terang benderang.
Selain keterangan dari saksi, keterangan para terdakwa juga tak kalah menariknya.
Salah satu yang paling disorot adalah terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E.
Di mana Richard Eliezer atau Bharada E dinilai makin berani melawan Ferdy Sambo dari tahap ke tahap persidangan.
Bahkan keberanian seorang Richard Eliezer yang berpangkat Bharada melawan Ferdy Sambo yang notabene mantan seorang Jenderal Bintang Dua juga disampaikan oleh Pakar Hukum Asep Iwan Iriawan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @1tsm3_riel pada Minggu (18/12/2022), kembali menyinggung sidang lanjutan para terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut.
Pakar Hukum Asep Iwan Iriawan kemudian sempat membahas perihal ditampilkannya sketsa ruangan TKP dalam sidang lanjutan tersebut.
Menurutnya hal tersebut sudah sangat tepat, guna mencari kebenaran atas peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Siapapun dia dalam sidang menghadirkan ahli tanda kutip ahli tandingan entah tandingan perjuangan entah tandingan kesejahteraan gitu ya, karena mereka tidak pernah menguji objeknya ya seperti kemarin tuh bagus tuh ya bikin gambar,” jelas Asep Iwan Iriawan.
Baca Juga: Terpopuler! Bharada E Buat Seisi Ruang Sidang Ketawa saat Jelaskan Perubahan BAP pada Pengacara PC
Selain itu, Asep Iwan Iriawan juga menyinggung soal keterangan yang disampaikan oleh terdakwa Richard Eliezer dari awal sidang ini digelar hingga sekarang sudah hampir mendekati putusan.
Menurutnya semua keterangan yang disampaikan oleh Richard Eliezer terutama saat menjawab pertanyaan pihak Penasehat Hukum terdakwa Ferdy Sambo dalam sidang tersebut dinilai sangatlah cerdas.
“Eliezer tuh cerdas Eliezer tuh maaf ya, saudara kan tidak diruangan tidak tahu, saya yang tahu ruangan seperti nggak di gambar gitu, Eliezer ini ini ini ini ya karena Eliezer di situ karena dia mempelajari objeknya ada di situ,” ujar Asep.
Baca Juga: Momen Pertama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Bertemu Bharada E: Saya Tidak Ingin Dipecat Pak
“Sementara Penasehat Hukum itu teman baik saya itu nggak pernah ke ruangan situ, hanya gambar yang ada di awang-awang nah permisalan seperti itu,” imbuh pakar hukum berkepala plontos tersebut.
Bahkan menurut Asep Iwan Iriawan, semua keterangan dari Richard Eliezer yang luusan SMA lebih masuk akal daripada pihak-pihak lain yang bergelar sarjana hukum.
“Eliezer itu ya dia menggambarkan dengan lurus gambar kepada ahli walaupun lulusan SMA tapi lebih hebat lho menurut saya,” ungkap Asep Iwan Iriawan.
“Jawabannya lebih logis, lebih akurat daripada mereka yang bergelar sarjana hukum dan sebagainya,” pungkasnya.***

Share this article
Pakar Hukum Asep Iwan Iriawan nilai jawaban Richard Eliezer di persidangan lebih logis daripada lulusan Sarjana Hukum meski dia lulusan SMA.