AYOJAKARTA.COM- Satu persatu misteri pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mulai terkuak dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dimana terdakwa Ferdy sambo kaget dengan skenarionya yang gagal.
Ia tidak menyangka skenarionya akan gagal. Hal tersebut terungkap oleh CCTV di Kompleks Duren Tiga yang menunjukkan bahwa Brigadir J masih hidup ketika dirinya tiba di kediaman tersebut.
Dalam persidangan, hakim menanyakan tentang pengecekan CCTV yang dilakukan oleh paminal itu bermaksud untuk apa?
“Saudara tadi menyebutkan ada perintah saudara untuk provost melakukan pemeriksaan awal, terus paminal melakukan pengecekan CCTV. Untuk tugas paminal melakukan pengecekan CCTV, apa maksudnya CCTV komplek itu dilakukan pengecekkan,” tanya hakim
“Karena saya pikir dibutuhkan untuk membuat terang perkara ini, di awal saya berpikir, tidak ada masalah sama CCTV diluar ini,” jawab Sambo
Sambo mengakui bahwa pada awalnya dia merasa tidak masalah apabila CCTV di Kompleks Duren Tiga diperiksa oleh para penyidik, karena dia meyakini tidak ada rekaman yang dapat merusak skenarionya saat itu.
“Karena saya yakin bahwa CCTV menyorot Duren Tiga kemudian ke jalan juga dan tidak ada masalah, Yang Mulia,” kata Sambo.
Sambo mengatakan secara natural memerintahkan kepada karo paminal untuk melakukan pengecekkan CCTV waktu itu tidak ada masalah sementara pada waktu itu.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui bahwa rekaman CCTV tersebut tidak sesuai dengan skenarionya pada 13 Juli 2022.
“Saya pikir natural saja untuk mengecek, Yang Mulia. Setelah tanggal 13-nya itulah baru saya tahu masalah,” kata Sambo
Baca Juga: Ayo Steril Gratis Hewan Kesayanganmu di GOR Cempaka Putih, Jangan Lupa Bawa Botol Plastik Bekas!
“Apa masalahnya?,” tanya hakim lagi
“Karena ini tidak sesuai dengan cerita yang saya sampaikan pada anggota dan pimpinan,” jelas Sambo kemudian yang dikutip pada tayangan kompastv, Sabtu (17/12).
Adapun skenario yang dibangun oleh Ferdy Sambo saat itu adalah terjadi peristiwa tembak menembak antara Yosua dengan Richard Eliezer ketika dirinya belum tiba di Duren Tiga.
Akan tetapi, ternyata rekaman tersebut menunjukkan bahwa Yosua masih hidup ketika Ferdy Sambo tiba di kediamannya di Duren Tiga. Rekaman tersebut tidak selaras dengan skenario yang telah ia bangun.

Share this article
Misteri pembunuhan Brigadir J mulai terkuak dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Lewat bukti CCTV