AYOJAKARTA.COM – Menjadi istilah yang cukup populer belakangan ini, istilah megathrust menjadi topik perbincangan yang dibicarakan oleh masyarakat.
Hal ini karena istilah megathrust dikaitkan dengan bencana alam, yaitu gempa bumi dan tsunami. Benarkah demikian?
Belum lagi temuan baru bahwa di Indonesia terdapat 13 titik zona megathrust yang membuat Indonesia dikatakan berpotensi dilanda tsunami dahsyat dan gempa bumi yang hebat.
Baca Juga: Catat! Ini Kebijakan Guru PPPK Hingga Bocoran CPNS 2023! Ini Formasi yang Jadi Prioritas
Dikutip pada 11 Desember 2022 oleh ayojakarta.com melalui kanal Youtube TvOneNews dan Narasi Newsroom serta Jurnal Analisis Sistem Peringatan Dini Tsunami di Zona Megathrust Selat Sunda Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional yang diterbitkan tahun 2022, ini penjelasan Megathrust lebih lanjut.
Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan Lempeng Eurasia di sebelah Utara.
Pergerakan relatif ketiga lempeng tektonik tersebut mengakibatkan terjadinya gempa bumi di daerah perbatasan pertemuan antar lempeng yang selanjutnya menjadi daerah pusat sumber gempabumi.
Baca Juga: Daftar Model Sepeda Motor Bekas yang Bisa Diboyong di Akhir Tahun, Mulai dari Harga Rp3 Jutaan
Kondisi pergerakan ketiga lempeng menyebabkan adanya zona saling tindih antar lempeng yang disebut dengan zona subduksi.
Penjelasan hubungan antara megathrust dan tsunami, dikutip dari kanal Youtube Narasi newsroom, apabila lempeng samudra dan lempeng benua bertemu atau bertabrakan terjadilah saling tindih.
Hal ini disebut subduksi. Subduksi menyimpan energi yang mana apabila mengalami perlambatan pergerakkan lempeng, dapat mengeluarkan energi besar dalam bentuk gempa bumi berskala tinggi atau megathrust.
Selain itu, juga dapat membentuk patahan, yang akhirnya akan menghasilkan gelombang tsunami.
Menurut Tim Pusat Studi
Gempa Nasional wilayah Indonesia
dikelilingi oleh 13 zona subduksi (zona
Megathrust).
Megathrust Aceh Andaman
Megathrust Nias
Megathrust Batu
Megathrust Mentawai Siberut
Megathrust Mentawai Pagai
Megathrust Enggano
Megathrust Selat Sunda
Megathrust Jawa Tengah Jawa Barat
Megathrust Jawa Timur
Megathrust Sumba
Megathrust Sulawesi Utara
Megathrus Filipino
Megathrust Papua
Megathrust ini dapat menjadi sumber gempa bumi berskala besar, maka dari itu disebut megathrust.
Kemudian, menurut Daryono, Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Jakarta, Indonesia juga memiliki 295 patahan yang baru dikenali dengan prediksi sebenarnya terdapat lebih dari jumlah yang disebutkan. Sehingga, Indonesia dinilai rawan terjadi gempa bumi.
Lebih lanjut, Daryono juga menjelaskan bahwa tidak ada istilah gempa yang merambat. Memang dikarenakan banyaknya sumber gempa di Indonesia.
"Itu bukan saling picu atau saling merambat, bukan, tetapi karena banyaknya sumber gempa bumi di Indonesia," terang Daryono.***

Share this article
Istilah megathrust dikaitkan dengan bencana alam, yaitu gempa bumi dan tsunami. Temuan baru bahwa di Indonesia ada 13 titik zona megathhrust