AYOJAKARTA.COM - Miris, terjadinya gempa bumi Cianjur menelan banyak korban jiwa dan beberapa bangunan hancur. Sejumlah korban diungsikan ke Posko Bantuan Paspampres Peduli Cianjur.
Presiden Jokowi meninjau pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur sebagai bentuk kepedulian terhadap korban.
Rencananya akan dibangun sebanyak 1.800 rumah tahan gempa bagi warga terdampak gempa Cianjur. Warga tak sabar agar bisa pulang dan tidak bermalam di posko lagi.
Baca Juga: Info Gempa Terkini 7 Desember 2022, BMKG Catat 17 Gempa Terjadi di Seluruh Indonesia hingga Pagi Ini
“Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa,” ujar Presiden Jokowi dikutip Ayojakarta.com pada laman menpan.go.id.
"Lokasi-lokasi (rumah) yang berada di senternya gempa, utamanya di Cugenang, itu akan dipindahkan ke sini dan ke lokasi yang kedua tadi," sambungnya.
Dikutip Ayojakarta.com kanal YouTube Sekretariat Presiden yang diunggah pada 5 Desember 2022.
Dalam video yang direkam, Presiden Jokowi kembali menjenguk para korban gempa Cianjur yang berada di tenda Posko pada tanggal 5 Desember 2022.
Presiden Jokowi menanyakan tentang kondisi dan sekaligus membagikan bingkisan kepada para korban.
Sebelumnya, Presiden telah mendatangi ke lokasi korban gempa Cianjur pada 22 dan 24 November 2022 dengan tujuan mengecek lokasi terdampak gempa dan melihat proses evakuasi korban.
Baca Juga: Sesar Baribis Aktif Ancam Wilayah Jakarta dengan Potensi Gempa Dahsyat!
Gempa yang berkekuatan 5,6 magnitudo ini, mengakibatkan banyaknya korban jiwa dan kerusakan rumah masyarakat Cianjur.
Estimasi jumlah korban mencapai angka :
- 310 orang meninggal dunia.
- Kisaran 1000 orang mengalami cedera non fatal
- Kisaran 20 orang hilang
- 58.000 orang mengungsi
- kisaran 8 bangunan seperti rumah hancur
Di tempat tersebut, Presiden menyatakan akan memberi bantuan berupa sejumlah uang untuk para korban yang rumahnya telah hancur usai terjadinya gempa.
Jumlah uang yang akan disalurkan mulai dari angka Rp.10 juta, Rp.25 juta hingga Rp.50 juta tergantung tingkat kerusakan yang dialami
Dikarenakan wilayah tersebut rawan terjadinya gempa, pak presiden menekankan bangunan akan dibangun harus mengikuti standar berupa Rumah Tahan Gempa.
Baca Juga: Gempa Megathrus Semakin Nyata, 8 Kabupaten Diprediksi Akan Terkena Gempa Besar dan Tsunami
Terlihat dalam rekaman video, masyarakat merasa sangat berterimakasih dan senang atas bantuan yang disalurkan.
"Terharu lah, banyak banyak berterima kasih atas kedatangannya dan kepeduliannya. Ya kalo bisa mah, pengen pengen cepat pulang ini udah panas disini teh," ujar salah satu korban gempa, Ahun.
"Pengen cepat-cepat dibikinin rumah lah gitu, supaya saya teh bisa cepat pulang. Udah lama disini, gak bisa usaha pengen cari uang," sambungnya.***

Share this article
Menanti jadinya rumah tahan gempa dari pemerintah, korban gempa Cianjur ingin segera bisa pulang ke rumah.