AYOJAKARTA.COM – Bakal capres (bacapres) Anies Baswedan buka suara mengenai isu pergantian nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Anies Baswedan menegaskan bahwa nama koalisi pendukung dirinya dan juga Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tetap Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Meskipun begitu, Anies Baswedan tidak menutup kemungkinan akan ada bahasan mengenai nama koalisinya.
Hal tersebut disampaikan oleh Anies Baswedan usai mengunjungi Kantor DPP PKS pada Selasa, 12 September 2023.
“Sebenarnya namanya tetap perubahan, bukan? Kalau pada nyingkat juga nyebutnya Koalisi Perubahan, bukan? Jadi nanti kita bahas,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu, 13 September 2023.
Anies menjelaskan bahwa secara prinsip tidak ada perubahan dalam nama koalisi pendukungnya.
Menurut Anies, kata ‘perubahan’ yang ada dalam koalisinya adalah kunci dalam koalisinya menjelang Pilpres 2024.
Tidak hanya itu, Anies menyebut kata ‘untuk’ dalam nama koalisinya bisa merujuk ke berbagai hal.
Meski begitu, Anies tetap memastikan bahwa kata ‘perubahan’ yang ada dalam nama koalisinya tetap menjadi kata kunci.
“Tapi, secara prinsip tidak ada yang berubah. Karena kata kuncinya adalah perubahan dan kata kunci itu tidak diusulkan perubahan. Jadi kata ‘untuk’nya bisa untuk banyak hal. Jadi perubahan kata kuncinya, itu tetap,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Partai Demokrat meminta agar Koalisi Perubahan untuk Persatuan berganti nama.
Baca Juga: Setelah Bertemu Anies Baswedan dan Cak Imin, Ketum PKS: Semakin Erat dan Punya Chemistry
Sebab, Partai Demokrat mengklaim pihaknya yang sejak awal mengusulkan nama perubahan dan perbaikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Jubir Partai Demokrat yakni Herzaky Mahendra Putra dalam program Livi on Point Kompas TV.
“Yang mengusung perubahan dan perbaikan sejak awal kan Demokrat,” sebutnya.

Share this article
Bakal capres (bacapres) Anies Baswedan buka suara mengenai isu pergantian nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).