Dua Pengamat Politik Ragu Anies Baswedan Akan Daftar sebagai Capres, Ini Penyebabnya

Dua Pengamat Politik Ragu Anies Baswedan Akan Daftar sebagai Capres, Ini Penyebabnya
Dua Pengamat Politik Ragu Anies Baswedan Akan Daftar sebagai Capres, Ini Penyebabnya

AYOJAKARTA.COM -- Zulfan Lindan, mantan politikus Partai NasDem, mempertanyakan keyakinannya mengenai kemungkinan Anies Baswedan mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2024. Menurutnya, Anies dapat saja mengalami kegagalan dalam pencalonan pada menit-menit terakhir karena beberapa faktor.

"Apakah kalian yakin bahwa Anies Baswedan tidak akan mencalonkan diri sebagai calon presiden? Saya paling tidak yakin sejak dulu," ujar Zulfan Lindan seperti yang dikutip dari akun Instagram Total Politik.

Zulfan menyebutkan bahwa koalisi yang melibatkannya, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mungkin dapat beralih ke faksi lain.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Jika Kamu Bisa Lihat 9 Wajah, Berarti Kamu Cerdas di Atas Rata-rata

"Terutama jika kita membicarakan tentang PKB, perubahan haluannya bisa terjadi dengan mudah," ujar Zulfan.

Selain itu, Zulfan Lindan, yang merupakan politikus senior, juga berpendapat bahwa Surya Paloh tidak ingin terlihat terlalu berseberangan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Dia [Paloh] selalu ingin menunjukkan kesetiaannya pada Pak Jokowi, bahwa saya ini setia, saya tidak ingin berbeda dengan Jokowi, saya selalu konsisten. Karena masalahnya terlalu banyak," tegasnya.

Tidak hanya Zulfan Lindan, seorang pengamat politik bernama Hanta Yuda juga menyebutkan bahwa Anies Baswedan mungkin tidak akan berhasil mencalonkan diri sebagai presiden. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi adalah calon wakil presidennya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Hapus File Sampah Tersembunyi di Ponsel Android, Memori Auto Lega

"Opsi pertama jika Anies akhirnya gagal adalah bahwa kegagalannya bisa disebabkan oleh NasDem atau PKB," ujar pengamat politik Hanta Yuda dalam sebuah diskusi di saluran YouTube Abraham Samad SPEAK UP.

"Mengapa PKB? Mari kita lihat rekam jejaknya, langkah-langkah Cak Imin dan PKB yang telah lebih dari setahun bersama Gerindra, tidaklah konsisten, bukan?" tambahnya.

Menurut Hanta, berbagai peristiwa politik dapat terjadi, termasuk kemungkinan Cak Imin bersama PKB beralih ke faksi lain.

"Hingga sebelum pemilihan, banyak peristiwa politik yang dapat terjadi. Setidaknya kita harus berhati-hati, itulah sebabnya kita harus setia sampai akhir," jelas Hanta.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Wanita Mana yang Gendong Anak Orang Lain? Pilihan Kamu Bisa Ungkap Kemampuan Berkomunikasi

Anies Baswedan Masih di Urutan Buncit

Hasil survei terbaru Voxpopuli Research Center menunjukkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan masih berada di urutan ketiga, di bawah Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Prabowo Subianto masih menempati posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 26,2%, diikuti oleh Ganjar Pranowo dengan elektabilitas sebesar 24,3%. Sementara itu, elektabilitas Anies Baswedan tercatat sebesar 16,1%, naik tipis dari survei sebelumnya pada bulan Juni 2023.

Menurut Peneliti Senior Voxpopuli Research Center, Prijo Wasono, persaingan capres 2024 saat ini terfokus pada Prabowo dan Ganjar. Prabowo terus memimpin dengan tren kenaikan elektabilitas yang stabil, sedangkan Ganjar sempat memimpin pada awal tahun, namun kemudian turun hingga dilampaui oleh Prabowo.

"Kekuatan Prabowo semakin meningkat dengan bergabungnya partai-partai Senayan dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), termasuk Partai Golkar dan PAN," ujar Prijo.

Baca Juga: Kementerian Pertanian Buka 493 Formasi CPNS 2023: Cek Formasi, Cara Daftar dan Persyaratannya di Sini

Di sisi lain, Kubu Ganjar hanya didukung oleh dua partai parlemen, yaitu PDIP dan PPP, sementara sisanya berasal dari partai non-parlemen. Peristiwa menarik terjadi di kubu Anies, di mana Demokrat memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan.

"Masuknya PKB ke koalisi yang mendukung Anies dan penunjukkan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies juga memunculkan gesekan dengan PKS," ujar Prijo.

Prijo menyatakan bahwa deklarasi Anies-Cak Imin mengakhiri ketidakpastian di antara partai-partai anggota Koalisi Perubahan mengenai figur cawapres. Namun, munculnya nama Cak Imin tidak serta-merta meningkatkan elektabilitas Anies.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mencalonkan
# Elektabilitas
# Cak Imin
# Anies Baswedan
# Presiden
# Pengamat Politik

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.