AYOJAKARTA.COM - Nama Jessica Wongso saat ini kembali menjadi sorotan warganet, usai Netflix merilis dokumenter atas kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di tahun 2016 silam.
Film dokumenter kasus kopi sianida tersebut bertajuk Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso.
Mendapat pandangan dari 2 sisi yang berbeda yakni kubu Mirna dan Jessica, masyarakat pun kini kembali terusik dengan kasus yang ternyata juga ditangani oleh Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo sendiri ramai menjadi sorotan atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Jawara Betawi Deklarasikan Dukung AMIN di Pilpres 2024, Anies Baswedan: Mari Kita Bersatu
Salah satu yang sering menjadi sorotan ketika kasus kopi sianida Jessica berlangsung ialah ekspresi tenang yang ia miliki.
Bahkan ekspresi tenang dari Jessica banyak diartikan oleh pakar-pakar ekspresi kala itu.
Hal ini pun sempat dilontarkan oleh ayah Mirna di dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso, yang menyebut Jessica sebagai pembunuh berdarah dingin.
Fakta mengejutkan datang dari pernyataan pengacara Jessica kala itu yakni Otto Hasibuan.
Seperti dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Kamis 5 Juli 2023.
Otto menyebutkan bahwa Jessica yang terlihat tenang walau mendapatkan vonis hakim 20 tahun penjara bahkan sempat tersenyum kala itu, ternyata usai persidangan ia menangis.
"Tapi setelah semua selesai, dibawa ke belakang, nah di situ dia menangis, meledak, yang orang tidak tahu," ujar Otto
Seperti yang ditampilkan dalam film dokumenter tersebut, Jessica memang menerima vonis 20 tahun penjara hakim dengan gestur yang tenang tanpa ekspresi.
"Terima kasih Yang Mulia. Saya tidak terima keputusan ini, karena menurut saya ini sangat tidak adil dan sangat berpihak," ungkapnya kala itu.
Sebagai informasi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan menggunakan sianida terjadi pada 6 januari 2026 di kafe Olivier, Grand Indonesia.***

Share this article
Otto Hasibuan pengacara Jessica Wongso di kasus pembunuhan Mirna dengan kopi sianida ungkap fakta mengejutkan sosok Jessica, apa itu?