AYOJAKARTA.COM - Jessica Kumala Wongso tetap bersikeras mempertahankan ketidakbersalahannya dalam kasus kopi beracun yang mengakibatkan kematian temannya, Wayan Mirna Salihin, pada tanggal 6 Januari 2016.
Jessica bahkan lebih memilih untuk tidak mencari pengampunan daripada mengakui kesalahannya dalam kematian Mirna.
Dalam situasi ini, Jessica merasa bahwa dia menjadi korban tuduhan palsu dan dihakimi oleh masyarakat karena kasus kopi beracun tersebut menjadi viral saat itu.
Banyak orang yang menuduhnya sebagai seorang pembunuh yang tidak memiliki belas kasihan karena tampaknya tak menunjukkan ekspresi emosi selama proses persidangan.
Namun, kenyataannya, Jessica juga merasa sakit hati dan mengalami kepiluan emosional yang terlihat saat dia menangis dalam wawancara eksklusif yang diunggah di akun TikTok @justiceforjkm.
Dalam wawancara tersebut, Jessica diwawancara oleh sebuah stasiun televisi dan terlihat jelas bahwa wanita yang lahir pada tahun 1988 itu sedang menangis.
Sejak awal, Jessica telah menerima seluruh peristiwa ini sebagai takdir dan nasib yang harus dia hadapi.
“Jadi saya cuma bisa bilang, coba deh 10 detik aja renungkan bagaimana menjadi saya,” ucap Jessica, dikutip dari tiktok @justiceforjkrm, pada Selasa, 17 Oktober 2023.
“Bisa nggak tahan? Manusia (kalau) sudah capek… renungin aja, bisa nggak tahan? Saya udah nggak tahu, saya udah nggak ngerti,” lanjutnya
Jessica Wongso, yang diwakili oleh Otto Hasibuan dalam persidangan kasus kopi beracun, menganggap tudingan bahwa dia adalah pelaku pembunuhan terhadap Mirna adalah suatu kesalahan besar. Dia jelas menyatakan bahwa dia sama sekali tidak ingin temannya meninggal dunia.
Sebagai akibat dari pandangan negatif masyarakat, Jessica merasa sangat kelelahan. Terlebih lagi, tim hukumnya merasa bahwa pengadilan tidak memberikan kesempatan yang cukup bagi mereka untuk membela diri dan mengungkapkan bukti-bukti yang relevan.
“(Katanya) gara-gara saya melakukan hal-hal yang saya aja nggak mau terjadi kepada orang itu. Itu aja, capek, bener-bener capek,” tutupnya.
Baca Juga: Edi Darmawan Akui Simpan Uang di Tas Reza Indragiri, Apa Motifnya untuk Membungkam?
Meskipun demikian, Otto menegaskan bahwa saat ini klien mereka sudah mencapai ketenangan dalam menghadapi permasalahan hukum yang membebani dirinya. Bahkan, menurut Otto, Jessica secara rutin menjalani meditasi di dalam penjara sebagai upaya untuk melupakan kasus kopi beracun tersebut.

Share this article
Jessica Wongso tetap bersikeras mempertahankan ketidakbersalahannya dalam kasus kopi sianida yang mengakibatkan kematian Mirna Salihin.