AYOJAKARTA.COM – Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, saat ini namanya ramai diperbincangkan karena terlibat dalam kasus pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo.
Sebelum terjadinya kasus ini, nama Firli Bahuri tercatat memiliki beberapa kontroversi selama menjabat sebagai pemimpin KPK.
Dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com, inilah lima (5) deretan kontroversi yang pernah dilakukan oleh Firli Bahuri, di antaranya sebagai berikut:
1. Kasus Bertemu Mantan Gubernur NTB
Firli Bahuri pernah bertemu dengan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat, M.Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang dilakukan pada 2018 lalu.
Firli dianggap telah melanggar kode etik sebagai pemimpin KPK. Karena saat itu KPK sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi kepemilikan saham PT. Newmont, yang melibatkan nama Tuan Guru Bajang.
Baca Juga: Viral Foto Dirinya dengan Syahrul Yasin Limpo, Ketua KPK Firli Bahuri Beberkan Fakta Sebenarnya
2. Sewa Helikopter
Firli sempat dilaporkan oleh ICW kepada Badan Kriminal Kepolisian Negara RI, karena diduga menyewa helikopter untuk kepentingan pribadi. Melakukan penerbangan dari Palembang, Sumatera Selatan ke Batu Raja, Lampung.
Tindakan yang dilakukan oleh Firli ini dianggap melanggar kode etik, karena dinilai tidak sesuai dengan tata tertib yang berlaku dalam KPK.
Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Pertemuannya dengan Syahrul Yasin Limpo Sebelum Kasus Korupsi
3. Pencopotan Brigjen Endar Priantoro
Pencopotan Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyidikan, yang dilakukan oleh Firli dianggap sewenang-wenang oleh beberapa pihak. Bahkan keputusan yang diambil Firli dianggap tidak transparan dan, perlu dipertanyakan tentang akuntabilitas dalam KPK.
4. Pembocoran Dokumen Penyelidikan
Firli pernah terlibat dalam dugaan pembocoran dokumen kasus korupsi tunjangan kinerja di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, Firli membantah dan tidak cukup bukti yang kuat untuk dilanjutkan ke sidang etik.
5. Dugaan Pemerasan Syahrul Yasin Limpo
Nama Firli Bahuri kembali mencuat setelah adanya kasus pemerasan yang dilakukan pada mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
Selain itu, beredar gambar di media sosial keduanya melakukan pertemuan di lapangan badminton. Banyak yang menilai bahwa hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin KPK dan dianggap melanggar kode etik.
Baca Juga: Buntut Kasus Kebocoran Dokumen KPK, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Firli Bahuri
Pasalnya, nama Syahrul Yasin Limpo masih dalam penyelidikan KPK, atas kasus dugaan korupsi di Kementan. Namun, Firli menyebut bahwa pertemuan tersebut berlangsung sebelum adanya penyelidikan.***

Share this article
Ketua KPK, Firli Bahuri, telah terlibat dalam beberapa kontroversi selama masa jabatannya, yang dianggap melanggar kode etik.