AYOJAKARTA.COM -- Usai Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) memutuskan perkara nomor 90 tentang batas usia capres-cawapres, kubu pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming langsung menanggapi.
Terkait dengan hasil putusan MKMK, kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menganggap tidak memiliki dampak apapun terhadap pencalonan.
Sehingga pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming akan terus melaju dan mengikuti setiap proses pada kontestasi pilpres pada 2024 mendatang.
“Putusan MKMK tidak mempunyai dampak apapun yang berkenaan dengan batas usia dan persyaratan calon wakil presiden,” kata Hinca Panjaitan selaku anggota Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Gibran.
Selain menyikapi putusan MKMK mengenai perkara nomor 90, tim juga menanggapi perkara nomor 141 yang diajukan oleh Brahma Aryana.
Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama atau Unusia tersebut mempersoalkan frasa yang tertulis dalam putusan nomor 90.
Baca Juga: Kepribadian Bisa DIlihat dari Golongan Darah? Profesor Asal Jepang Tokeji Furukawa Beberkan Hal Ini
Menurut Hinca, apapun keputusan yang nantinya akan diputuskan Mahkamah Konstitusi tidak akan berpengaruh pada pencalonan Prabowo-Gibran di 2024.
“Karena perkara ini berkenaan dengan hal yang lain yang akan berlaku untuk tahun 2029,” jelas Hinca.
Dalam siaran pers-nya, Hinca juga berharap agar kepolisian segera melakukan penindakan terkait dengan adanya kebocoran informasi yang ditemukan MKMK.
Adanya pembocoran informasi, menurut Hinca merupakan bagian dari tindak perkara pidana sehingga perlu penanganan hukum.
Baca Juga: Cara Membersihkan WhatsApp agar Lebih Ringan Tanpa Menghapus Foto dan Video, Sudah Coba?
“Karena itu, kita meminta aparat penegak hukum untuk mengambil sikap dan menemukan pelakunya,” imbuhnya.
Sementara itu di hari yang sama dengan waktu penetapan putusan MKMK, capres Prabowo menghadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia.
Dalam pidato yang disampaikan di acara tersebut, Prabowo sempat menyampaikan tentang pentingnya memiliki sikap nasionalis sebagai seorang pemimpin.
Mengambil contoh pembuatan kendaraan tempur jip, Prabowo mengajak peserta Rakernas untuk berani berinovasi dan belajar mencintai produk buatan dalam negeri.
Baca Juga: 4 Tanda Orang Sulit Sukses Dilihat dari Kegiatan Sehari-hari yang Tak Bermanfaat
“Saya dilema, mau pilih yang murah tapi buatan orang lain, atau agak mahal sedikit buatan anak-anak Indonesia, aku pilih buatan anak Indonesia,” jelas Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat memperlihatkan gerakan jurus silat Gemoy kepada peserta Rakernas.
Jurus Gemoy Prabowo kemudian mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo yang juga hadir dalam acara tersebut.
Menghadapi dunia global yang cepat, Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya memilih pemimpin yang kuat sebagaimana diajarkan dalam Silat.
Baca Juga: Nilai Ambang Batas dan Bobot Penilaian Seleksi Kompetensi PPPK 2023
“Pencak silat tadi bener, karena Ketuanya Pak Prabowo,” puji Presiden Joko Widodo dikutip Ayojakarta.com pada Rabu, 8 November 2023 dari Youtube Metro TV. ***

Share this article
Usai MKMK memutuskan perkara nomor 90 tentang batas usia capres-cawapres, kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming langsung menanggapi.