AYOJAKARTA.COM - Capres Anies Baswedan memutuskan untuk memulai kampanyenya di DKI Jakarta.
Anies Baswedan mengatakan selama memimpin di DKI Jakarta, dirinya selalu membawa pesan keadilan sosial dan kesetaraan.
Sehingga, hal itulah yang membuat Anies Baswedan memutuskan mulai kampanye di DKI Jakarta dan ingin membawa perjuangannya ke tingkat nasional.
“Kami akan mulai di Jakarta. Kemudian pilihan di Jakarta sederhana karena pada prinsipnya selama kami bertugas di Jakarta kita membawa pesan menghadirkan keadilan sosial dan itu juga yang akan kami teruskan dalam perjuangan di tingkat nasional,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Rabu (29/11/2023).
Anies menjelaskan pihaknya ingin kesetaraan kesempatan tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga seluruh wilayah.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu pun menyinggung kebijakan yang dibuat olehnya semasa menjabat mulai dari bidang pendidikan, transportasi, hingga kesehatan.
“Kami ingin agar ada kesetaraan kesempatan sebagaimana kemarin kita bangun sama-sama dari mulai kebijakan pendidikan yang memberikan ruang rekrutmen yang setara antara keluarga dari masyarakat pra sejahtera sampai keluarga yang sudah makmur. Begitu juga dengan kebijakan transportasi, kebijakan kesehatan,” jelasnya.
Anies pun menegaskan perjuangan yang selama ini dilakukan di Jakarta akan diteruskan ke seluruh Indonesia.
“Nah itu gagasannya makanya kita mulai dari Jakarta untuk meneruskan perjuangan Jakarta ke seluruh Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar Akan Mulai Kampanye di Daerah yang Berbeda, Ini Alasannya
Untuk diketahui, Anies dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memulai kampanyenya di daerah yang berbeda.
Anies memulai kampanyenya di DKI Jakarta, sementara Cak Imin berkampanye di Surabaya, Jawa Timur.
Hal tersebut dilakukan agar Anies dan Cak Imin bisa lebih banyak menjangkau suara di berbagai daerah.
Masa kampanye Pilpres 2024 berlangsung mulai dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.***

Share this article
Anies Baswedan ungkap alasan kampanye hari pertama di Jakarta, berhubungan dengan keadilan sosial dan kesetaraan.