AYOJAKARTA.COM – Coldplay baru saja tampil di Indonesia, yakni di Jakarta.
Saat masyarakat Indonesia hadir pada acara konser Coldplay, pengunjung akan diberikan gelang Xyloband yang mana gelang tersebut hanya diberikan bagi yang menonton konser Coldplay saja.
Beberapa waktu yang lalu juga kita mendapatkan kabar bahwa, gelang Xyloband tersebut banyak yang tidak mengembalikan kembali.
Pasalnya, gelang tersebut tidaklah diberikan secara Cuma-Cuma, melainkan gelang Xyloband harus dikembalikan jika telah usai konser.
Di samping itu, ternyata gelang Xyloband memiliki beberapa fakta lainnya. Berikut ini 5 fakta gelang Xyloband yang harus diketahui, dikutip dari Suara.com.
Baca Juga: 4 Fakta Ghisca Debora, Penipu Tiket Coldplay yang Raup Keuntungan Rp 15 Miliar
1. Dilengkapi LED
Saat menonton konser Coldplay, gelang yang digunakan oleh penonton tersebut akan memancarkan cahaya (LED) sekaligus penerima frekuensi radio.
Sehingga diketahui bahwa gelang Xyloband ini dapat menciptakan efek visual yang keren saat band Coldplay tampil.
LED yang terdapat pada gelang tersebut juga telah diprogram untuk menyala sesuai beat lagu, dan LED Xyloband akan membuat pola lampu kilay yang beragam warnanya.
Diketahui bahwa gelang Xyloband memiliki daya jangka hingga 400 meter dengan baterai dapat bertahan hingga 18 jam.
Baca Juga: Siapa Ghisca Debora yang Lakukan Penipuan Tiket Coldplay? Ayahnya Janji Kembalikan Duit Korban
2. Gelang harus dikembalikan
Perlu diketahui bahwa jika kamu menonton konser Coldplay, maka kamu harus mengembalikan gelang Xyloband setelah selesai.
Hal ini tentu berpengaruh pada negara, dimana usai konser, Coldplay akan menampilkan tiga peringkat teratas yang melakukan pengembalian gelang Xyloband di konsernya.
Sejauh ini, kota Tokyo menjadi kota pertama yang melakukan pengembalian gelang Xyloband, disebutkan sebesar 97%, kemudian dilanjutkan dengan Copenhagen 96% dan Buenos Aires sebesar 94%.
Baca Juga: Bukan Hanya Penipuan Tiket Coldplay, Ini Segudang Aksi Kebohongan Ghisca Debora
3. Terbuat dari bahan daur ulang
Kemudian, siapa sangka ternyata pembuatan gelang Xyloband tersebut dari bahan daur ulang sehingga disebut ramah lingkungan.
Diketahui bahwa pembuatan gelang Xyloband terbuat dari plastic nabati yang berasal dari tebu, dan bahan baku gelang tersebut telah berada dalam pengawasan “Kode Etik Pemasok” sehingga dapat digunakan secara berulang.
Selanjutnya, bahan pada gelang Xyloband juga tidak berdampak pada deforestasi tau pemindahan pasokan makanan.
4. Xyloband dibuat oleh seorang penggemar Coldplay
Fakta selanjutnya yaitu ternyata gelang Xyloband tersebut bukanlah dari Coldplay sendiri, melainkan berasal dari penggemar Coldplay.
Adapun penggemar Coldplay yakni Jason Regler yang menciptakan gelang Xyloband yang mana dirinya juga penggemar dari grup band Coldplay.
Awalnya, Jason Refler berniat membuat gelang tersebut lantaran terinspirasi setelah menonton konser Coldplay di Festival Glastonbury pada tahun 2005 lalu.
Dirinya mendapatkan ide membuat gelang Xyloband melalui lirik “lights will guide you home” yang ada di lagu "Fix You".
Baca Juga: Viral Momen Seorang Gadis Beli Air Mineral di Konser Coldplay dengan Harga 4 Kali Lipat Lebih Mahal
5. Negara Indonesia kembalikan 77% gelang Xyloband
Terakhir diungkapkan melalui siaran pers resmi, PK Entertainment dan TEM Presents yang merupakan promotor membawa Coldplay konser di Indonesia menyebutkan kalau persentase pengembalian Xyloband adalah sebesar 77 persen.
Dengan demikian, saat ini negara Indonesia belum termasuk dalam tiga wilayah terbesar yang mengembalikan Xyloband, dan bahkan di beberapa media sosial justru mengaku penonton konser Indonesia membawa pulang gelang tersebut.***

Share this article
Pengunjung akan diberikan gelang Xyloband yang mana gelang tersebut hanya diberikan bagi yang menonton konser Coldplay saja.