AYOJAKATA.COM - Pemerintah Indonesia merencanakan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) pada tahun 2024, membuka pintu bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dalam rekrutmen CASN 2024, pemerintah akan memprioritaskan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di bidang pelayanan dasar, seperti tenaga kesehatan dan guru.
Upaya ini sejalan dengan fokus pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN di instansi pemerintah, sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.
Undang-undang ini menegaskan bahwa pemerintah tetap akan merekrut lulusan baru melalui seleksi CPNS 2024.
Meski begitu, kebijakan rekrutmen CASN di tahun 2024 akan mengakomodasi dampak dari transformasi digital dengan mengurangi jabatan yang terpengaruh.
Rekrutmen ASN diharapkan lebih memprioritaskan talenta digital guna menciptakan nilai tambah ekonomi.
Saat ini, pemerintah membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keterampilan di bidang teknologi informasi, sejalan dengan fokus untuk memperkuat keamanan siber nasional.
Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Tahun Baru 2024, Kekinian dan Cocok Jadi Caption di Media Sosial
Tidak hanya itu, posisi yang memahami pariwisata nasional juga menjadi kebutuhan, mengingat pemerintah sedang fokus mengembangkan lima destinasi wisata super.
Dalam persiapannya, pemerintah akan menyediakan banyak formasi untuk lulusan baru yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) mencatat bahwa kebutuhan CPNS tahun 2024 mencapai 1,3 juta formasi, dengan penekanan pada lulusan baru.
Posisi Calon Hakim (cakim) menjadi salah satu kebutuhan yang akan dipenuhi dalam rekrutmen CASN 2024.
Data Mahkamah Agung (MA) menunjukkan masih banyak kekurangan dalam formasi calon hakim saat ini. Pengadaan posisi calon hakim bertujuan untuk mengisi kebutuhan hakim yang berasal dari PNS.
Baca Juga: Hal yang Dipertimbangkan dalam Kelulusan SNBP Tahun 2024, Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu Nih!
Proses seleksi melibatkan calon hakim dan analis perkara peradilan yang sudah menjadi PNS, memenuhi kualifikasi sebagai calon hakim di lingkungan Mahkamah Agung.
Meskipun pengadaan posisi calon hakim mengikuti tahapan umum pengadaan CASN, masih diperlukan SDM aparatur untuk memenuhi kebutuhan beberapa unit kerja pengadilan baru di lingkungan MA.
Kebutuhan formasi di Mahkamah Agung mencapai puluhan ribu, melibatkan hakim peradilan agama, hakim peradilan umum, hakim peradilan tata usaha negara, dan ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK.

Share this article
Dalam rekrutmen CASN 2024, pemerintah akan memprioritaskan kebutuhan aparatur sipil negara bidang pelayanan dasar.