AYOJAKARTA.COM - Debat kedua calon presiden yang berlangsung Minggu, 7 Januari 2024, malam di Istora Senayan Jakarta menjadi ajang bagi Anies Baswedan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan.
Pernyataannya memicu reaksi beragam dari netizen yang tidak menutup kemungkinan akan memengaruhi opini publik terhadap kedua calon presiden.
Dalam penjelasan visi Anies mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan Prabowo Subianto memiliki lahan seluas 340 hektare. Namun luas tanah tersebut ia revisi pada saat sesi tanya jawab dengan panelis.
"Maaf Pak Prabowo angkanya terlalu kecil, angkanya 320 hektare tapi 340.000 hektare" jelas Anies membuka penjelasannya.
Tak pelak, ucapan Anies langsung disambar Prabowo.
"Itu pun salah Mas Anies jangan memakai data yang salah" jelas Prabowo yang disambut hiruk pokok hadirin.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta 8 Januari 2023, Ini Wilayah yang Akan Dilanda Hujan disertai Petir
Asal Usul Data 340.000 Hektare
Asal usul data Prabowo memiliki lahan seluas 340.000 hektare ternyata pernah memang pernah disampaikan Jokowi saat debat pilpres tahun 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Minggu, 17 Februari 2019.
Saat itu Jokowi dan Prabowo melaju di kontestasi tersebut.
Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan seluas 340.000 hektare yang terdiri dari 220.000 hektare di Kalimantan Timur dan 120.000 hektare di Aceh Tengah.
Prabowo tidak menyanggah data tersebut, hanya saja dia mengatakan dari luas lahan itu dia hanya Hak Guna Usaha (HGU) saja. Sedangkan tanahnya adalah milik negara.
Artinya negara bisa mengambilnya kapan saja.
Seluas Apa 340.000 Hektare?
Dalam rumus matematika 1 hektare (ha) adalah 0,01 km persegi.
Jika 340.000 hektare dikonversikan ke dalam km persegi, maka luasnya sama dengan 3.400 km persegi.
Luas tersebut kurang lebih sama dengan luas Provinsi Daerah Khusus Yogyakarta. Dikutip dari data katadata, luas Provinsi DIY adalah 3.133 km persegi.
Atau jika dibandingkan dengan luas Jakarta, maka luas 3.400 km persegi sama dengan lima kali luas Jakarta.
Debat kedua calon presiden tadi malam mengusung tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.
Debat capres selanjutnya akan digelar pada 4 Februari 2024 dengan tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Share this article
Anies Baswedan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan dalam debat capres kedua.