AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa kenaikan gaji untuk prajurit TNI harus dipertimbangkan dengan matang sesuai dengan kondisi fiskal negara.
Hal ini, menurut Jokowi, menjadi alasan utama mengapa gaji personel TNI-Polri tidak mengalami peningkatan setiap tahun.
Pernyataan Jokowi soal gaji TNI sekaligus menanggapi kritik dari calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
Jokowi menjelaskan bahwa kebijakan ini berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan fiskal yang berbeda-beda.
"Kalau fiskal kita dalam posisi tertekan oleh eksternal, yang tidak memungkinkan ya tidak mungkin kita lakukan. Semua dengan pertimbangan-pertimbangan dan kalkulasi-kalkulasi yang matang," ujar Jokowi, dikutip dari Republika pada Senin, 8 Januari 2024.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 6.027 Formasi untuk Sekolah Kedinasan Tahun 2024, Begini Rincian Kuotanya
Jokowi menyoroti bahwa situasi fiskal negara dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti dampak pandemi Covid-19, perang dagang, dan geopolitik dunia. Oleh karena itu, keputusan untuk menaikkan gaji prajurit harus dilakukan secara hati-hati.
Terkait rencana kenaikan gaji TNI-Polri, Jokowi mengonfirmasi bahwa aturan telah ditandatangani, dengan gaji personel TNI-Polri naik delapan persen pada tahun 2024.
"(Aturan) secepatnya akan keluar. Dan saya harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan, daya beli dan juga berimbas kepada perekonomian," tambah Jokowi.
Ia juga menegaskan bahwa aturan kenaikan gaji tersebut akan segera terbit, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan daya beli para prajurit TNI.
Anies Baswedan sebelumnya menilai skor kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang tinggi oleh Ganjar masih terlalu optimis.
Namun, fokusnya lebih pada isu kesejahteraan prajurit TNI. Anies menyebut bahwa di era Presiden SBY, kenaikan gaji prajurit TNI dilakukan lebih sering dibandingkan era Jokowi.
Meski demikian, Jokowi optimistis bahwa kenaikan gaji yang telah ditetapkan akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para prajurit TNI.
Jokowi berharap aturan kenaikan gaji segera terbit dan memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan, daya beli, dan pertumbuhan ekonomi.
Kebijakan ini pun diharapkan dapat mengatasi tantangan kesejahteraan yang dihadapi oleh prajurit TNI, menciptakan kondisi yang lebih baik untuk mereka yang berjuang menjaga keutuhan tanah air.

Share this article
Pernyataan Jokowi soal gaji TNI ini sekaligus menanggapi kritik dari calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.