AYOJAKARTA.COM - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dinilai salah strategi dalam debat capres pada Minggu, (7/1/2024) malam.
Pasalnya, Anies Baswedan disebut warganet terlalu menyerang Prabowo Subianto secara personal.
Salah satunya ketika Anies Baswedan menyebut kepemilikan tanah Prabowo Subianto sebesar 340 ribu hektare yang kemudian dikaitkan dengan kesejahteraan tentara.
“Tentara kita lebih dari separo tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya menurut Pak Jokowi punya lebih dari 340 ribu hektar tanah di republik ini,” kata Anies Baswedan saat memaparkan visi dan misi.
Baca Juga: 7 Kontroversi Arya Wedakarna, Ngaku Raja Majapahit sampai Menyindir Hijab Islam
Awalnya, capres nomor urut 1 itu menyebut Prabowo Subianto memiliki 340 hektare tanah, kemudian ia meralatnya menjadi 340 ribu hektare tanah.
Debat capres semalam tentu menuai respons dari publik, di platform X banyak dari mereka yang menilai Anies Baswedan fokus menyerang Prabowo Subianto sehingga tak fokus dengan gagasan.
Akun TikTok @dejokabas membagikan tangkapan layar berupa opini publik yang menilai Anies Baswedan menyerang personal Prabowo Subianto.
“Anies tahu kalau Prabowo gampang kesulut, makanya dia cari cara terus buat nyerang personal, jujur saya bukannya makin respect, saya makin gasuka sama beliau,” kata @akubxxxx seperti dikutip ayojakarta.com dari TikTok @dejokabas.
“Kalo nyerang program its okay, tapi kalau nyerang pribadi sih no banget,” kata @suryxxx.
Baca Juga: Jessica Wongso Disebut Dapat Banyak Remisi, Otto Hasibuan: 2 atau 3 Tahun Lagi Dia Keluar
Bahkan ada yang menyebut siasat Anies Baswedan dalam debat kali ini tak elok atau salah strategi.
“Pak Anies terlalu personal menyerang pak Prabowo, kesannya seperti ada sentimen pribadi. Meskipun niatnya memancing amarah pak Prabowo. Sayangnya, siasat ini sama sekali tidak elok. Bukan level debat capres untuk melakukan serangan secara personal,” kata @zainaxxxx.
“Pak Anies salah brief atau salah strategi ya? Beliau gak fokus dengan gagasan kaya di “Debat Anies” malah fokus nyerang,” kata @txtdxxx.
Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Surabaya, Arif Fathoni juga menilai Anies Baswedan melancarkan serangan personal kepada Prabowo Subianto.
Menurutnya tak relevan Anies Baswedan membandingkan hal seperti itu.
"Jelas tidak relevan baik dalam aspek kontekstual maupun faktual. Wajar Pak Prabowo kaget dan reaktif, sama misalnya Pak Anies ditanya saat jadi Menteri Pendidikan ditanya kenapa masih banyak guru yang tidak punya rumah," ungkapnya.***

Share this article
Anies Baswedan dinilai salah strategi karena dianggap banyak menyerang Prabowo Subianto secara personal.