AYOJAKARTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD, memberikan penjelasan mengapa dirinya bersedia untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendampingi Ganjar Pranowo.
Dalam Podcast kanal Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo, Mahfud MD mengatakan alasan dirinya bersedia dipasangkan dengan Ganjar Pranowo.
Mahfud MD mengatakan bahwa ada ada permintaan langsung dari Ketua Umum Partai PDIP yakni Megawati Soekarnoputri.
Menurutnya, Megawati menawarkan posisi tersebut karena menilai kemampuan dirinya dalam penegakan hukum peradilan di Indonesia.
“Situ taulah negara ini rusak katanya korupsi di mana-mana, aparat sewenang-wenang, jadi penegakan hukum dan bangun demokrasi yang benar,” kata Mahfud MD yang menirukan ucapan Megawati kepadanya.
Saat Megawati memberikan tawaran tersebut, Mahfud mengaku dirinya bersedia untuk maju sebagai cawapres dengan satu permintaan.
Mahfud meminta, jika dirinya terpilih sebagai wakil presiden seluruh akses yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Hukum (Menkopolhukam) berada di bawah pengawasannya.
“Kalau saya wapres nanti Kemenkopolhukam saya yang awasi, termasuk TNI dan yang dibawahnya,” ujarnya.
Mendengar permintaan tersebut, Ganjar Pranowo dan Megawati sepakat dengan permintaan yang diajukan tersebut, kata dia.
Baca Juga: Mahfud MD Ngaku Sering Tidur di Kuburan Cina Saat Masih Sekolah
Tidak hanya itu, Mahfud pun menceritakan sebelum dirinya ditunjuk untuk menjadi cawapres Ganjar. Mahfud telah lebih dulu dipinang oleh partai PKS untuk menjadi cawapres Anies Baswedan.
Namun, menurut Mahfud banyak hal yang harus dipertimbangkan jika dirinya menerima pinangan tersebut.
Salah satunya, Mahfud tidak ingin dirinya dicap sebagai penyusup dalam koalisi Anies. Sebab, yang diketahui masing-masing partai dari koalisi tersebut memiliki satu kandidat dan mengancam akan keluar dari koalisi jika kandidatnya tidak dijadikan cawapres.
Maka dari itu, untuk melindungi Anies agar tidak gagal mencalonkan diri sebagai capres Mahfud tidak menerima tawaran tersebut.
“Saya yang mau jaga dari pemerintah agar dia tidak dihalangi oleh pemerintah pokoknya dia harus jadi calon saya yang jamin,” tutur Mahfud MD.
Baca Juga: Terkuak! Mahfud MD Sebut Pernah Ditawari Jadi Cawapres Anies Baswedan Tapi Menolak, Ini Alasannya
Mahfud pun menjelaskan, jika dirinya bergabung dalam koalisi Anies dan terdapat satu partai yang mengundurkan diri maka Anies tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai capres.
Seperti yang diketahui, salah satu syarat untuk daftar sebagai calon presiden adalah koalisi harus memiliki sedikitnya 20 persen kursi di DPR RI. Jika mahfud bergabung maka Anies tidak memiliki syarat tersebut.***

Share this article
Mahfud MD akhirnya mengungkap alasan mengapa ia menolak jadi cawapres Anies Baswedan dan lebih memilih Ganjar Pranowo.