AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyoroti dan mengkritik keras situasi hukum yang saat ini terjadi Indonesia.
Dalam kritiknya tersebut soal situasi hukum di Indonesia, Megawati Soekarnoputri menyindir bahwa saat ini hukum seolah sedang dipermainkan untuk mengejar kekuasaan yang dijalankan tanpa ada yang mampu menghalangi.
Bahkan tak sampai disitu, Megawati juga mengkritik soal sikap para elit politik yang seolah memberikan jarak dengan rakyat jelata dan lupa alasan dasar kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Jejak Politik Keluarga Jokowi, SBY, dan Megawati: Siapa Paling Cocok Disebut Dinasti Politik?
Sindiran tersebut dilontarkan Megawati dalam pidato politiknya di HUT PDI Perjuangan yang digelar, Rabu (10/1/2024) kemarin.
“Sekali lagi saya katakan, kita setiap warga negara Republik Indonesia, siapakah dia akar rumput rakyat mempunyai hak yang sama di mata hukum. Sekarang hukum itu dipermainkan, bahwa kekuasaan dapat dijalankan semau-maunya saja. No No and No!,” ujar Megawati seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Metro TV, Kamis (11/1/2024).
“Ingat! Ini saya masukkan message saya dan pasti harus tahu siapa yang melakukan hal-hal seperti itu,” lanjutnya.
Dengan tegas Megawati juga menegaskan bahwa Indonesia adalah negara merdeka dan bedaulat sehingga seluruh rakyat memiliki hak hukum yang sama dan tidak boleh ada merasa paling berkuasa.
“Ini adalah negara merdeka dan berdaulat saudara-saudara, tidak ada sebagian yang merasa berkuasa. Kekuasaan itu adalah di tangan rakyat, jawab kalau ada yang tidak setuju!” tegas Megawati.
Baca Juga: Prabowo Singgung Sifat Kurawa Selalu Marah-marah, Singgung Megawati?
PDI Perjuangan baru saja menghelat Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-51 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Rabu (10/1/2024).
Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi nampak berhalangan hadir karena rupanya harus melakukan tugas negara ke luar negeri tepatnya ke Filipina, Vietnam dan Brunei Darussalam mulai tanggal 9 - 14 Januari 2024.
Namun meski tak hadir karena urusan negara, banyak spekulasi yang muncul ditengah masyarakat soal absennya sang Presiden yang diketahui masih menjadi kader PDI Perjuangan.
Hal itu pun menjadikan isu keretakan hubungan Megawati dan Jokowi makin terlihat jelas dan dugaan bahwa Jokowi akan meninggalkan PDIP semakin kencang berhembus.
Baca Juga: Megawati Singgung Pemerintahan saat Ini Seperti Orba, Staf Khusus Presiden: Tidak Ada Masalah
Meski demikian acara HUT PDI Perjuangan ke-51 kemarin tetap berjalan lancar dan hikmat.***

Share this article
Megawati Soekarnoputri kritik keras situasi hukum di Indonesia, menyindir penggunaan hukum untuk mengejar kekuasaan tanpa hambatan.