AYOJAKARTA.COM -- Wakil Presiden ke-10 dan 11 Indonesia, Jusuf Kalla, memberikan tanggapan soal Anies Baswedan yang dilaporkan ke Bawaslu karena dianggap memfitnah Prabowo Subianto soal data kepemilikan lahan seluas 340.000 hektare.
JK mengatakan, jika Anies dipanggil Bawaslu itu justru malah bagus.
"Kalau diperiksa gampang Anies minta kesaksian dari Pak Jokowi, karena dia yang pertama ngomong Pak Jokowi. Jadi dua yang diperiksa. Dari mana datanya? dari Pak Jokowi. Jadi Ramai negeri ini," jelas JK, dikutip dari Kompas TV, Kamis 11 Januari 2024.
Baca Juga: Anies Baswedan Memberikan Respons usai Dilaporkan ke Bawaslu: Kami Serahkan Ke Bawaslu
Sementara Anies sendiri menanggapi santai mengenai laporan dirinya ke Bawaslu.
Anies menyerahkan semuanya kepada Badan Pengawas Pemilu.
"Itu semua dibahas di debat, ya seharusnya hal yang dibahas di debat ya direspon juga di perdebatan. Tapi biarlah nanti Bawaslu yang akan menilai apakah laporan itu layak untuk diteruskan atau tidak. Sebagai warga negara tentu berhak melaporkan. Tapi Bawaslu juga berhak untuk menentukan mana yang patut ditindaklanjuti dan mana yang sama sekali tidak perlu ditindaklanjuti. Kami serahkan ke Bawaslu," jelas Anies.
Bawaslu kini masih mengkaji laporan terhadap Anies tersebut.
Baca Juga: Bela Anies Baswedan? Jusuf Kalla Sebut Tidak Ada Rahasia dalam Pertahanan Jika Hanya Alutsista
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu, Puadi, mengatakan pihak sudah menerima laporan tersebut.
"Kami Bawaslu sudah menerima laporan tersebut. Sepanjang nanti memenuhi ketersyaratan materil maka dilakukan klarifikasi, jika dalam persyaratan tersebut tidak memenuhi syarat materil maka disampaikan kepada pelapornya terhadap status pelaporan tersebut," jelasnya, dikutip dari Youtube Kompas TV, Kamis 11 Januari 2023.
Diberitakan sebelumnya, Anies dilaporkan oleh Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) karena dinilai memfitnah Subianto memiliki lahan seluas 340.000 hektare.
Padahal apa yang diucapkan Anies tersebut mengutip pernyataan Joko Widodo (Jokowi) ketika Debat Capres 2019 lalu.
Asal usul data Prabowo memiliki lahan seluas 340.000 hektare ternyata pernah memang pernah disampaikan Jokowi saat debat pilpres tahun 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Minggu, 17 Februari 2019.
Baca Juga: Dilaporkan ke Bawaslu, Anies: Itu Terjadi di Debat, Seharusnya Direspons Juga di Debat
Saat itu Jokowi dan Prabowo melaju di kontestasi tersebut.
Jokowi menyebut Prabowo memiliki lahan seluas 340.000 hektare yang terdiri dari 220.000 hektare di Kalimantan Timur dan 120.000 hektare di Aceh Tengah.
Prabowo tidak menyanggah data tersebut, hanya saja dia mengatakan dari luas lahan itu dia hanya Hak Guna Usaha (HGU) saja. Sedangkan tanahnya adalah milik negara.

Share this article
Jusuf Kalla memberikan tanggapan soal Anies Baswedan yang dilaporkan ke Bawaslu karena dianggap memfitnah Prabowo Subianto.