AYOJAKARTA.COM - Telah terjadi kecelakaan Kereta Api (KA) Pandalungan Gambir-Jember yang anjlok di Emplasemen Stasiun Tanggulangin pada Minggu, 14 Januari 2024 pukul 07.57 WIB.
Akibat dari kecelakaan tersebut terjadi gangguan operasional di lintas antara Stasiun Sidoarjo dan Stasiun Tanggulangin pada pukul 03.13 WIB.
Saat ini jalur tersebut tidak bisa dilalui perjalanan KA dan sedang dilakukan proses evakuasi serta penangan untuk normalisasi jalur tersebut.
KA Pandalungan yang anjlok tersebut membuat KAI harus melakukan rekayasa pola operasi dengan rute memutar dan oversteppen.
Adapun beberapa KA yang akan dilakukan rekayasa pola operasi dengan memutar, via lintas Bangil-Kertosono yaitu sebagai berikut:
1. KA Ranggajati (KA 115) relasi Jember - Cirebon
2. KA Logawa (KA 211) relasi Jember - Purwokerto
3. KA Sri Tanjung (KA 241) relasi Ketapang - Lempuyangan
4. KA Sri Tanjung (KA 241) relasi Lempuyangan - ketapang
Bagi penumpang KA Pandalungan (KA 75) akan dilakukan pengalihan perjalanan, dengan moda transportasi pengganti dari Stasiun Sidoarjo (overstappen).
keretaBaca Juga: KAI Larang Pengguna Commuter Line Putar Musik seperti Ini di Dalam Kereta
Sementara itu, KAI melalui pres rilis pada Minggu, 14 Januari 2024 menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan perjalanan Kereta Api akibat anjloknya KA Pandalungan relasi Gambir-Surabaya-Jember.
"KAI menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan dan perjalanan kereta api", tutur Joni Martinus selaku VP Public Relations KAI pada Minggu, 14 Januari 2024.
KAI juga menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa akibat anjloknya KA Pandalungan relasi Gambir - Surabaya - Jember.
Setelah insiden anjloknya KA Pandalungan di Sidoarjo, KAI saat ini tengah melakukan upaya evakuasi rangkaian kereta api tersebut dan normalisasi jalur. ***

Share this article
KAI mengumumkan terkait Kereta Api Pandalungan yang anjlok di Sidoarjo, semua penumpang dinyatakan selamat.